Minggu, 18 Januari 2026

WARTA WANTIMPUS DESEMBER 2025

 SAPAAN WANTIMPUS

SELAMAT DATANG 2006 DAN SELAMAT TINGGAL 2025

Alhamdulillah Warta Wantimpus LVRI Bulan Desember 2025 bisa terbit walau banyak hari libur akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026.    Sekali lagi saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2026, semoga di tahun 2026 kita lebih semangat dan Sukses.

Seperti biasa Warta Wantimpus LVRI Bulan Desember 2025 memuat kegiatan bulanan dimana garis besarnya masalah eksistensi oraganisasi meliputi evaluasi pelaksanaan Veconac 2025 dan Pelatihan JSN 45 di UPN Veteran Jatim.   Selanjutnya masalah kehormatan tentang pemberian Dahor dan Tunvet untuk Janda Veteran PKRI yang prosesnya sangat cepat.  Masalah kesejahteraan adalah tentang empaty LVRI,  dimana  semua anggaran untuk HUT ke 69 LVRI disumbangkan kepada  keluarga LVRI yang kena musibah di Aceh, Sumut dan Sumbar.    Terakhir masalah isue terkini membahas saran Diplomat Senior Bpk Dino Pati Djalal dan dampak Serangan AS ke Venezuela.

Semoga Warta Wantimpus LVRI menjadi dokumen dan bacaan yang menarik.

MERDEKA 


WARTA ORGANISASI

RAPAT PLENO BULAN DESEMBER

Rapat Pleno DPP LVRI bulan Desember 2025, dilaksanakan pada tanggal 9 Desember dibuka oleh Ketum DPP LVRI dihadiri oleh seluruh Pengurus DPP dan Wantimpus LVRI serta instansi terkait baik dari Kemhan maupun Ster Suad serta Pengurus PP PIVERI.  membahas evaluasi Pelaksanaan Sidang VECONAC  tgl 23 sd 27 November 2025.  Dalam pembukaan yang disampaikan Ketum DPP LVRI, bahwa beliau merasa bersyukur, seluruh panitia penyelenggara kegiatan EBM ke-37 dan GA ke-24 VECONAC 2025 di Jakarta telah bekerja dengan baik dan bekerja keras, sehingga kegiatan itu berlangsung sukses.  Untuk itu Ketua Umum mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Pertahanan dan pendukung lainnya yang telah turut serta menyukseskan kegiatan VECONAC itu.

Ketum DPP LVRI saat buka Rapat Pleno tgl 9 Desember 2025

Selanjutnya Sekjen DPP LVRI selaku SC memaparkan kegiatan VECONAC sejak Penerimaan Delegasi, Bilateral Meeting, Acara Pembukaan,  EBM ke 37, Businnes Forom, Welcome Dinner, GA ke 24 VECONAC, Farewell Dinner dan Tour ke Bandung maupun Pelepasan Delegasi berjalan lancar.

Sekjen dalam evaluasi Veconac 2025

Waketum 2 DPP LVRI selanjutnya memaparkan peran Seksi- Seksi dalam mendukung Kesuksesan VECONAC yang diselenggarakan di Hotel Borobudur.  Kesuksesan tidak lepas dari dukungan kendaraan dari Kemhan, Mabesad, Mabesal, Mapolda Metro selama di Jakarta dan Sesko TNI, Seskoau, Koharmatau, Secapa AD dan Polda Jabar serta Lanud Husen Sastranegara selama di Babdung serta dukungan Pesawat oleh TNI AU.

Waketum 2 DPP LVRI  selaku Wakil Ketua Panitia Veconac mewakili Ketua Panitia Veconac Kawantimpus 

Sebelum menutup Rapat Pleno, Ketua Umum DPP LVRI mengajak segenap Keluarga Besar Veteran untuk tidak lupa bersyukur, jangan suka marah, kita berbuat demi kemuliaan Tuhan, negara, dan bangsa. Kita dilahirkan dengan kepala terlebih dulu, baru kaki. Artinya, kita harus berpikir, sebelum melangkah.
Selain itu, kita harus melawan rasa malas, kita harus bekerjasama, waktu dan teman baik sangatlah penting, memberi manfaat adalah obat serta jangan ada dendam dalam hati.

PELATIHAN SOSIALISATOR JSN 45 BAGI  PARA DOSEN UPN VETERAN SURABAYA

Pewarisan JSN 45 kepada generasi penerus adalah salah satu Visi dan Misi LVRI, oleh sebab itu Departemen Pewarisan DPP LVRI secara periodik melaksanakan Pelatihan Calon Sosialisator JSN 45.  Pada tanggal 8 sd 13 Desember 2025, tim dari Departemen Pewarisan DPP LVRI melaksanakan Pelatihan Calon Sosialisator kepada para Dosen dari UPN Veteran Jawa Timur.  Pelatihan dipimpin sendiri oleh Kepala Departemen Pewarisan Mayjen TNI (Purn) Drs Rujiono.

Ketum DPP LVRI beserta para Pelatih dan Peninjau

Pelatihan diikuti oleh 33 peserta terdiri dari:

a. 30 Dosen dari UPN Veteran Jatim

b. 2 Anggota LVRI DPD LVRI Jatim

c. 1 Dosen dari Universitas Trunojoyo Madura.

Pelatihan diawali dengan pengenalan Sejarah Perjuangan Kemerdekaan RI, UUD 45 dan Pancasila,  Nilai -nilai Kejuangan, Diskusi dan diakhiri Praktek Sosialisasi JSN 45.

Sebagai Peninjau, memantau kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan luar biasa dari civitas akademi UPN Veteran  maupun pemerintah setempat, dengan hadirnya Walikota Surabata maupun Gubernur Jawa Timur.  UPN Veteran Jatim ini dari pengamatan peninjau adalah yang terbesar dari UPN Veteran yang ada.  Akhir tahun 2025 baru diresmikan dua Gedung Kembar berlantai 12.  Nama kedua Gedung Kembar  tersebut adalah Menara Wimaya (Wimaya Twin Tower)

Penampakan Menara Wimaya (Wimaya Twin Toweer)

Acara Pelatihan ditutup oleh Ketum DPP LVRI sendiri pada tanggal 13 Desember 2025 dan diakhiri dengan Foto Bersama.  Dalam Penutupan Pelatihan, sebelum menyampaikan sambutan, Bpk Ketum DPP LVRI melepas tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Pelepasan Tanda Peserta oleh Ketum DPP LVRI 

Dalam sambutannya Ketum DPP LVRI, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang sangat serius penuh semangat, dalam mengikuti pelatihan.   Selanjutnya Ketum DPP LVRI mengingatkan bahwa Pelatihan ini merupakan langkah awal yang perlu dikembangkan setelah sebagai Sosialisator JSN 45.

Ketum DPP LVRI Jendral TNI (Purn) HBL Mantiri  menyampaikan Sambutan Penutupan Pelatihan JSN 45 

Sebelum acara ramah tamah setelah Penutupan diadakan acara foto bersama seluruh Pejabat dan Peserta Pelatihan

Foto bersama Ketum DPP LVRI, Para Pejabat setempat, para Pelatih dan para Peserta


WARTA PENGHARGAAN

KINERJA KAPUSVET PERLU DIACUNGI JEMPOL

Bulan Desember 2025, tepatnya tanggal 7, selaku Pengurus Wantimpus LVRI mendapat pengaduan dari anak Veteran yang menyampaikan bahwa orang tuanya selaku Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia belum pernah mendapatkan Tunvet maupun Dahor.    Kebetulan yang mengadukan sesama purnawirawan bahkan lebih senior dan  beliau AAU 68 serta tahu saya sebagai Pengurus di DPP LVRI.  Beliau menceriterakan bahwa almarhum orang tuanya mempunyai Surat Tanda Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia.   Untuk lebih meyakinkan sebelum diproses lebih lanjut saya minta copy surat keterangan tersebut.  Ternyata benar dan Surat Tanda Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia bernomor No.005/KPTS/III-B/J/1968 Tgl 20 - 5 - 1968.

Copy Surat Tanda Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia an Soediro.

Setelah saya terima copy Surat Tanda Veteran, lapor kepada Kepala Pusat Veteran yang kebetulan baru diresmikan bulan Oktober 2025 dan baru naik pangkat awal Desember 2025 Brigjen TNI Asep.  Sewaktu masih Kolonel, Brigjen TNI Asep sosok Pejabat di Ditvet Kemhan yang rajin dan peduli dengan DPP LVRI.  

Brigjen TNI Asep Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional

Begitu menerima Data tentang Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, langsung diproses untuk mendapatkan Tunvet dan Dahor untuk Ahli Warisnya Ibu Soediro yang ternyata masih hidup dan umurnya 94 tahun.   

Surat Keterangan Catatan Kepolisian tentang Nyonya Muhlany istri Alm Soediro

Luar biasa respon Kapusvet Brigjen TNI Asep, Proses Keputusan untuk  Dahor dan Tunvet Alm Soediro cepat terbit.    Keputusan Dirjet Pothan tentang Pemberian Dana Kehormatan Veteran, Tunjangan Veteran dan Tunjangan Janda/Duda/Yatim Piatu Veteran Pejuang/Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia untuk Ahli Waris Alm Soediro terbit dengan Nomor : Kep/230/XI/2025/DJPOT

Kep Dirjen Pothan Nomor :KEP/230/XI/2025/DJPOT an Muhlany Zarongah

Petikan Keputusan Menteri Pertahanan Nomor : SKEP/1218/X/1981 tentang Pengakuan Pengesahan dan Penganugerahan Tanda Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia serta Piagam Tanda Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia dikirimkan kepada yang bersangkutan yang berdomilisi di Sleman DIY.

Piagam Tanda Kehormatan Pejuang Kemerdekaan milik Alm Bpk Soediro

Petikan Keputusan Menteri Pertahanan milik Alm Soediro

Respon dan Langkah Kapusvet Brigjen TNI Asep ini perlu sebagai contoh, ternyata proses untuk menerbitkan Surat Keputusan Dahor maupun Tunvet tidak memerlukan waktu yang lama. Bravo Pak Kapusvet, sukses selalu. (Wakil Ketua 2 Wantimpus)

Janda Alm Veteran PKRI Bpk Sudiro, Ibu Muhlany Zarongah (94 tahun)  menerima Skep Dahor dan Tunvet

WARTA KESEJAHTERAAN

BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG

Begitu ada musibah banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Ketum DPP LVRI dalam Rapat Pleno 9 Desember 2025 memutuskan bahwa biaya untuk HUT ke 69 LVRI, semua akan disalurkan ke daerah bencana.   Bencana banjir bandang yang terjadi akhir November 2025 sangat menyentuh hati Ketum DPP LVRI oleh sebab itu beliau langsung memutuskan bahwa dalam merayakan HUT ke 69 LVRI cukup sederhana saja.  Sebetulnya diawal bulan Desember 2025, sudah terbit Surat Keputusan Panitia Ulang Tahun, namun acara yang semula memerlukan dana sekitar 500 juta dan sudah dikukung pemerintah namun dana tersebut semua disumbangkan untuk korban musibah banjir bandang.

Potret Pasca Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Setelah Rapat Pleno, DPP LVRI langsung mempersiapkan bantuan untuk keluarga LVRI yang mengalami musibah, namun karena belum bisa komunikasi dengan DPD LVRI Aceh, sementara belanja sembako yang akan dikirim.  Baru mulai tanggal 12 Desember 2025, Ketua DPD LVRI Aceh bisa dihubungi.  Ternyata untuk mengirimkan bantuan ke Aceh, terkendala aturan yang berlaku.  Koordinator Pengiriman Bantuan Bencana adalah BNPB, dan semua Pengiriman walau dengan pesawat TNI AU, tidak nelayani pengiriman ke Alamat Langsung.  Beruntung Waketum 2 DPP LVRI mantan Wakasau, akhirnya DPP LVRI bisa kirim langsung ke DPD LVRI Aceh sebatas 1 Ton.

Bantuan DPP LVRI ditampung Di Lanud Halim Perdanakusuna

Akhirnya Bantuan dari DPP LVRI bisa diterbangkan ke Aceh dan dikawal oleh Kol Pnb Purn Royke dan Kol Inf Purn Rusmono.   

Saat turun dari Pesawat Hercules TNI AU di Aceh

Sesampai di Aceh Kol Pnb Purn Royke dan Kol Inf Pur Rusmono diterima Ketua DPD LVRI Aceh Kol Inf Purn Djafar Karim

Tim dari DPP LVRI diterima Ketua DPD LVRI Aceh

Dalam waktu yang bersamaan Sekjen DPP LVRI Laksdya TNI Purn Djoko Sumaryono menyampaikan bantuan ke para Anggota LVRI di Sumatra Barat.   Kunjungan Sekjen DPP LVRI bersama Tim dapat dukungan transportasi pesawat dari Angkatan Laut berupa Pesawat Helikopter dan Pesawat Casa

Sekjen DPP LVRI bersama Crew Helikopter di Sumatra Barat

Secara Simbolis Sekjen DPP LVRI serahkan Bantuan Sembako

RAPAT GABUNGAN PEMBINA, PENGAWAS DAN PENGURUS YKDP

Sebagai Pengawas YKDP dan kebetulan sewaktu menghidupkan kembali YKDP  tahun 2023, Wakil Ketua 2 Wantimpus  LVRI  sebagai Ketua Pokja, tanggal 17 Desember 2025 mengikuti Rapat Gabungan Pembina, Pengawas dan Pengurus.  Rapat Gabungan ini merupakan yang pertama sejak YKDP aktif sejak Maret 2023.   Mungkin juga merupakan Rapat Gabungan Pertama yang diadakan oleh DPP LVRI.   Selama ini hanya rapat gabungan antara Pengawas dan Pengurus.  Setiap hadapi akhir tahun Pengawas dan Pengurus menyusun Rencana Program YKDP untuk disahkan oleh Pembina.

Rapat Gabungan Pembina, Pengawas dan Pengurus YKDP

Langkah Ketum DPP LVRI mengadakan Rapat Gabungan, Pembina, Pengawas dan Pengurus ini adalah tergolong terobosan luar biasa.   Selama ini yang memahami mekanisme Yayasan hanya Pengurus, dalam arti yang memahami masalah UU Yayasan, Anggaran Dasar maupun Anggaran Rumah tangga.  Mungkin baru kali ini Ketua Wantimpus dilibatkan, karena kalau hanya Ogan Yayasan, yang hadir hanya Pembina, Pengawas dan Pengurus.

Yang hadir dalam Rapat Gabungan tanggal 17 Desember 2025 adalah :

a. Ketua Pembina (Ketum DPP LVRI)

b. Anggota Pembina (Waketum 1 DPP LVRI)

c. Ketua Wantimpus LVRI

d. Ketua Pengawas (Sahli DPP LVRI)

e. Anggota Pengawas (Wakil Ketua 2 Wantimpus)

f. Ketua YKDP

g. Sekretaris YKDP

h. Bendahara YKDP

i. Wasekjen DPP LVRI mewakili Sekjen DPP LVRI selaku anggota Pembina.

Rapat Gabungan Pembina, Pengawas dan Pengurus perlu dibudayakan karena dalam UU Yayasan, kegiatan ini harus selalu dilakukan, terutama saat pembuatan Program Kerja Yayasan dan saat Laporan Tutup Buku





WARTA TERKINI

SOSIALISASI JSN 45 ALA KEWANTIPMPUS LVRI

Belum lama ini Ketua Wantimpus LVRI Komjen Pol Purn Ito Sumardi mengadakan Wawancara dengan Nina dari Djurnal id, yang intinya membahas Pasca Banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar.   Penampilan Pak Ito memang sangat rapi, walaupun tidak menggunakan seragam LVRI, namun dalam jasnya ada Lencana atau Pin Karya Dharma sebagai simbul seorang Veteran Republik Indonesia.  

Nina reporter dari Djoernal Id.

Diawal wawancara, Nina menyebutkan Pak Ito adalah Ketua Wantimpus LVRI, pernah sebagai Duta Besar di Myanmar, mantan Kabareskrim POLRI dan Pernah Kapolda Sumut.   

Kombes Pol Purn Ito Sumardi

Inilah kehebatan Bpk Ito Sumardi sebagai Veteran Republik Indonesia sejati, begitu cinta dan bangganya sebagai anggota dan Pejabat teras di LVRI, diawal wawancara dimanfaatkan untuk Sosialisasi JSN 45, karena fakta di lapangan banyak masyarakat yang belum paham apa itu LVRI.  

Wawancara Nana dari Djoernal.Id bersama Komjen Pol Purn Ito Sumardi

Kalau mengikuti wawancara Djoernal.id, lama wawancara sekitar 50 menit, namun 10 menit  diawal wawancara, Ketua Wantimpus LVRI justru mensosialisasikan tentang LVRI.  Dari menjelaskan apa itu LVRI, kemudian apa itu Veteran bahkan menjelaskan Tupoksi LVRI.   Disinilah kepedulian Ketua Wantimpus LVRI, beliau menjelaskan Visi dan Misi LVRI yang intinya mewariskan JSN 45 kepada generasi penerus juga bagaimana meningkatkan kesejahteran Veteran Republik Indonesia.  

Inti dari JSN 45 diantaranya :

a. Ketakwaan kepada Tuhan YME.

b. Semangat merdeka dan harga diri bangsa.

c. Persatuan dan kesatuan.

d. Rasa percaya diri dan kemampuan diri.

e. Pantang menyerah dan tidak kenal menyerah.

Ketua Wantimpus LVRI, tidak hanya menjelaskan tentang Sosialisasi JSN 45, namun juga menjelaskan perbedaan LVRI dan PEPABRI.   Dijelaskan dimana kalau anggota LVRI dari TNI POLRI adalah Purnawiran.   Namun kalau Anggota PEPABRI seorang Purnawirawan tapi belum tentu sebagai Veteran Republik Indonesia. 

Wawancara Djournal.id pada dasarnya membahas Pasca Bencana Banjir di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.  Dalam bahas masalah pasca banjir, adalah dampak dari penggundulan hutan dari para pengusaha atau oknjm yang memikirkan banjir yang menelan korban jiwa dan materi.   Yang  dipertanyakan adalah  bagaimana penegakan hukum bagi pelanggar.   Ketua Wantimpus LVRI mengilustrasikan Penegak Hukum di Indonesia itu mengibaratkan menegakkan benang basah.   

Kalimat yang menarik dari Pak Ito adalah kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah.   Sudah saatnya sekarang ini sesuatu yang bisa dipermudah kenapa dipersulit.    Semoga apa yang disampaikan oleh Ketua Wantimpus LVRI, terwujud.


INFO DALAM NEGERI

1.  Baru-baru ini Diplomat Senior Dino Pati Jalal mengkritik kinerja Menlu Sugiono melalui Youtube, dikatakan Menlu RI saat ini kurang aktif dalam memimpin Kementeriannya.  Padahal Posisi Menlu RI, sebenarnya sangat strategis karena tugas untuk mencermati dinamika geopolitik global yang akan berdampak terhadap kondisi Indonesia.    Ditengah Konflik Kawasan, Peran Indonesia Dipertanyakan.    Sebagai Anggota Asean yang diharapkan bisa menhadi jadi “natural leader”, dalam konflik Kamboja – Thailand maupun konflik China – Jepang, namun faktanya seperti yang disampaikan diplomat senior Dino Pati Djalal tidak aktif.  Bahkan berdasarkan berita Audio Berita tanggal 29 Desember 2025, Cina memfasilitasi Perdanaian Kamboja Thailand di Danau Fuxian.    Kamboja dan Thailand menyelesaikan pertemuan tingkat tinggi mereka di Danau Fuxian, Provinsi Yunnan, China. Mereka sepakat untuk melanjutkan gencatan senjata terkait konflik bersenjata di perbatasan kedua negara. Gencatan senjata itu penting untuk mengembalikan keamanan, kedamaian, kestabilan, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

Penasehat Menhan Kamboja (kiri) dan Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Thailand (kanan)

Kementerian Luar Negeri Cina, selaku mediator pertemuan itu mengeluarkan keterangan resmi pada Senin (29/12/2025).    Dikatakan, pertemuan antara Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dan Menlu Kamboja Prak Sokhonn itu berlangsung selama tiga hari, yakni 27-29 Desember 2025.

2. Faham radikal makin marak di kalangan anak muda di Indonesia, setelah kasus di SMA 72 Jakarta , muncul  ancaman bom terhadap 10 sekolah di Depok, Bogor yang dilakukan seorang mahasiswa a/n HRR (23 tahun).  Penjelasan Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono menyatakan bahwa dahulu proses radikalisme membutuhkan membutuhkan waktu selama 5 (lima) tahun, namun sekarang antara 3 s/d 6 bulan, proses percepatan tersebut karena penggunaan medsos dan game online para korban tersebar di 26 propinsi di  Indonesia (30/12/2025). 

Geng New Nazi bermunculan di Indonesia Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono mengatakan pada tanggal 30/12/2025 bahwa ada 68 anak yang terpapar ideologi Neo Nazi dan supremasi ras kulit putih atau white supremacy.    Mereka terpapar ideologi ekstrim kanan tersebut melalui grup media daring (online) True Crime Community. Paham Neo Nazi tersebut telah menyebar di 18 propinsi di Indonesia.


INFO LUAR NEGERI

Serangan AS ke Venezuela membawa dampak yang sangat signifikan, tidak hanya bagi stabilitas internal Venezuela, tetapi juga bagi pasar energi dan hukum internasional.

Unit anti pesawat Venezuela hancur oleh serangan AS

Pesawat Siluman F-35 ikut dalam Operasi Serangan AS ke Venezuela

Berikut adalah rincian dampak serangan tersebut berdasarkan situasi terbaru:

1. Dampak Politik dan Kedaulatan.   

Penangkapan Nicolás Maduro oleh pasukan AS berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Caracas, memicu perdebatan hukum internasional yang sengit terkait kekebalan diplomatik kepala negara.

2. Dampak Ekonomi dan Energi.

Penguasaan Aset Minyak, AS secara eksplisit menyatakan niat untuk mengelola infrastruktur minyak Venezuela yang rusak.   Terjadi gejolak harga minyak mentah karena kekhawatiran gangguan pasokan dari pemilik cadangan minyak terbesar di dunia ini.  Rakyat Venezuela menghadapi ketidakpastian tinggi,  intervensi militer ini menyebabkan gangguan jangka pendek pada distribusi logistik dan kebutuhan pokok.

3. Dampak Internasional dan Geopolitik.

PBB dan pakar hukum internasional mengutuk serangan ini sebagai pelanggaran berat terhadap Piagam PBB Pasal 2(4) mengenai integritas teritorial. Rusia, Iran, dan Nikaragua mengecam keras tindakan tersebut.   Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri tetap pada posisi menolak intervensi militer asing. Namun, dampak ekonomi langsung ke Indonesia dinilai minim karena volume perdagangan yang kecil dengan Venezuela, meskipun pemerintah terus mewaspadai inflasi akibat fluktuasi harga minyak dunia.

4. Dampak Sosial.

Terjadi gelombang unjuk rasa di Caracas; sebagian menuntut pemulangan Maduro, sementara yang lain berharap perubahan pemerintahan ini membawa akhir dari krisis ekonomi menahun.  Dilaporkan adanya korban jiwa selama operasi militer, meskipun jumlah pastinya masih simpang siur. Saat ini, fokus internasional mulai beralih pada bantuan kemanusiaan untuk warga sipil yang terjebak dalam masa transisi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar