Selasa, 13 Oktober 2026

TELAAN STAF TENTANG PENYUSUNAN PROGRAM KERJA DAN ANGGARAN LVRI TA 2027

1. POKOK PERSOALAN :  Perlunya Penyusunan Program  Kerja dan Anggaran LVRI TA 2027

2. PRANGGAPAN :  LVRI akan selalu mendapat dukungan dari Pemerintah (APBN) melalui Kemhan.

3. FAKTA - FAKTA YANG MEMPENGARUHI

a. Pertama kali LVRI dapat dukungan APBN pada TA 2024, mendapat dukungan 15 M dari Anggaran Kemhan sebesar 139,26 T atau 10 per 100.000 
b. TA 2025 Anggaran untuk LVRI sebesar 20 M dari Anggaran Kemhan 165 T atau 12 per 100.000.
c. TA 2026 Anggaran untuk LVRI baru sebesar 10 M dari Anggaran Kemhan 187,1 T, semestinya sekitar 22,45 M
d. Pada tanggal 29 September 2026  telah disahkan oleh DPR RI,  APBN utk TA 2027 dan Alokasi Anggaran APBN  Kemhan sebesar 189 T, dengan referensi TA sebelumnya Anggaran  untuk LVRI semestinya sekitar 22,68 M
e. Selama TA 2024, 2025 dan 2026 hanya saat menghadapi TA 2024 semua Departemen maupun Badan LVRI kecuali Wantimpus dilibatkan dalam Proses Penyusunan Anggaran.
f.  TA 2025 LVRI mendapat Dukungan sebesar 20 M dan  Wantimpus mulai mendapat Dukungan Anggaran.    Namun sifatnya Given dari Kesekjenan,  termasuk untuk semua Departemen dan Bagian lainnya. Para Kepala Departemen, Kepala Bagian termasuk Wantimpus tidak dilibatkan untuk menyusun Kebutuhan Anggaran.
g. Pada bulan Agustus 2025, tepatnya tgl 29 Agustus 2025, LVRI membuat Rengiat 2026 dengan nilai 10 M, sebetulnya Rengiat hanya sebesar 10 M, membuat pertanyaan karena  Anggaran LVRI 2025 sebesar 20 M, untuk TA 2026 semestinya sebesar 22,45 M
g. Di TA 2026, semestinya LVRI sudah menyusun Program Kerja dan Anggaran TA 2027, namun sampai Bulan Oktober 2026 belum ada Rencana Kebutuhan Anggaran untuk 2027.

4.  PEMBAHASAN

a. Pada tanggal 29 September 2026, DPR RI sudah mengesahkan APBN 2027 dimana untuk Kemhan mendapat Alokasi sebesar 197 T, mengacu Anggaran LVRI TA 2024, 2025 dan 2026 untuk TA 2027 LVRI paling tidak mendapatkan 22,68 M.   
b. Sisa waktu TA 2026 tinggal sekitar 2 Bulan 17 hari, sisa waktu bisa dimanfaatkan untuk menyusun anggaran yang diperlukan untuk kegiatan TA 2027.
c. Prioritas Program Kerja dan Anggaran  TA 2027 adalah sebagai berikut :

1) Kongres LVRI untuk Periode 2027-2032 (Departemen Organisasi)
2) Musda DPD LVRI Periode 2027-2032 (Departemen Organisasi)
3) Sidang VECONAC 2027 (Departemen Hublem)
4) Pelatihan/Sosialisasi JSN 45 (Departemen Pewarisan)
5) Bedah Rumah, Renovasi Kantor, Penghargaan, Seragam, HUT ke 70 LVRI, HARVETNAS 2027 (Departemen Umum)
6) Penyuluhan, Penangan Hukum (Departemen Hukum)
7) Kelola website, Humas, Majalah (Departemen Kominfo) 
8) Kesekjenan
9) Kegiatan PIVERI
10) Kegiatan Pengawasan, Pemantauan dan Penilaian (Wantimpus)

d. Penyusunan Renprogar  LVRI disusun bersama antara DPP dan Wantimpus LVRI oleh para Kepala Departemen, Staf Progar, Bendahara  dan Staf Wantimpus dan akhir tahun 2026 sudah tersusun dan hasilnya bisa digunakan oleh Pusvet Bacadnas untuk menyusun RAB (Rincian Biaya Anggaran).

5. KESIMPULAN

a. APBN 2027 sudah disyahkan oleh DPR RI dan Alokasi untuk Kemhan sebesar 197 T serta perkiraan  Anggaran LVRI semestinya sekitar 22,68 M.
b. LVRI belum menyusun Program Kerja dan Anggaran untuk TA 2027.
c. Masih ada waktu sekitar 2 Bulan untuk menyusun atau menyiapkan Kebutuhan Anggaran untuk TA 2027 sampai akhir tahun 2026.

6. SARAN

a. Seluruh Departemen LVRI, Bendahara dan Wantimpus perlu segera menyusun Program Kerja dan Anggaran   untuk TA 2027.
b. Hasil Program Kerja  dan Anggaran untuk TA 2027 sebelum disahkan oleh Ketum DPP LVRI perlu diplenokan terlebih dahulu.
c. Sebelum akhir TA 2026 Rencana Kerja dan Anggaran   DPP dan Wantimpus LVRI sudah disahkan Ketum DPP LVRI.

7. PENUTUP.   Demikian Telaahan Staf tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran LVRI TA 2027.

Sabtu, 26 September 2026

WARTA WANTIMPUS LVRI AGUSTUS 2026



SAPAAN KETUA WANTIMPUS 

MERDEKA

HARVETNAS (Hari Veteran Nasional) selalu diperingati oleh Veteran Republik Indonesia  setiap tanggal 10 Agustus.  Peringatan ini untuk mengenang Pertempuran atau Serangan Umum  4 hari di Solo tanggal 7 sd 10 Agustus 1949.  Serangan dipimpin oleh Letkol Slamet Riyadi yang sangat masih muda berumur sekitar 22 tahun

Dalam bulan Agustus 2026, banyak kegiatan yang diliput oleh Redaksi Warta Wantimpus LVRI diantaranya  Penyegaran tentang Materi JSN 45, Janji Kabacadnas yang akan selalu mendukung LVRI, Pemberian Bintang LVRI kepada Gubernur Jawa Timur dan Kadep Kominfo.
Tidak lepas dari liputan Redaksi Warta Wantimpus adalah Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia yang peduli terhadap LVRI.   Issue Terkini Bulan Agustus juga mewarnai Warta Wantimpus LVRI bulan Agustus 2026.

Semoga Warta Wantimpus LVRI tetap menjadi bacaan yang menarik dan menggugah semangat Veteran Republik Indonesia 

MERDEKA



PANTAUAN BIDANG PENGORGANISASIAN

JSN 45 MERUPAKAN MODAL UTAMA DALAM IMPLEMENTASI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Dalam memantapkan para Sosialisator JSN 45, Kepala Departemen Pewarisan JSN 45, menyampaikan paparan didepan para Pimpinan  DPP dan Wantimpus LVRI di Aula Karya Dharma Gedung Veteran RI lantai 12 B.   Kegiatan tersebut dibuka oleh Waketum DPP LVRI Bapak Letjen TNI Purn Muzani Syukur, mewakili Ketum DPP LVRI Jendral TNI Purn HBL Mantiri.   Dalam sambutannya beliau meyakinkan bahwa paparan akan mempertebal keyakinan kita tentang pentingnya Pewarisan JSN 45 demi Kehidupan Bangsa Indonesia yang lebih baik.

Waketum 1 DPP LVRI membuka acara Pemantapan Materi JSN 45 kepada seluruh Pengurus DPP dan Wantimpus LVRI

Menurut Kepala Departemen Pewariwan JSN ’45, pada era globalisasi ini nilai-nilai yang berkembang adalah keterbukaan, kebebasan, hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan anti-masalah bangsa.    Sedangkan  nasionalisme/JSN ’45 memiliki nilai-nilai kesetiakawanan, kepahlawanan/keptriotan dengan nilai dasar Proklamasi dan UUD ’45.

Juga dikemukakan masalah bangsa saat ini dan belum jadi musuh bersana adalah korupsi, kemiskinan, kebodohan, pengangguran, gerakan radikal, ideologi baru dan fundamentalisme, terorisme, separatism, narkoba, nilai-nilai baru yang negatif, Pancasila luntur, pemahaman sejarah perjuangan menurun, dan disrupsi TIK (teknologi, informasi, dan komunikasi).

Waketum 1 , Waketum 2 , Sekjen DPP LVRI dan Ketua YGVRI hadir dalam Pemantapan Materi JSN 45 

Sementara implementasi nilai kejuangan JSN ’45, selain masalah  tersebut diatas,  adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa senasib sepenanggungan dalam membela bangsa dan negara, persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi kehormatan bangsa, pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak berkhianat kepada bangsa dan negara, sederajat dengan bangsa lain, berani, dan rela berkorban.

“Pantang mundur dan tidak kenal menyerah, percaya pada kekuatan sendiri, sikap militan, ulet dan tabah menghadapi rintangan, sepi ing pamrih rame ing gawe, percaya pada hari depan gemilang, anti-penjajah dan penjajahan, menjadi  contoh dan teladan, pikiran, perasaan, dan tindakan ditunjukkan untuk kepentingan bangsa dan negara,” sambung Kadep Pewarisan JSN 45 Mayjen TNI Purn Rujiono


HARVETNAS 2026 : KABACADNAS JANJI KEMHAN AKAN TINGKATKAN DUKUNGAN KEPADA LVRI



Kepala Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, Kementerian Pertahanan akan meningkatkan dukungan untuk kebutuhan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Peningkatan itu akan dilakukan dari waktu ke waktu sesuai dengan program-program yang disusun oleh DPP LVRI.
Ketum DPP LVRI  dan Ketua Wantimpus LVRI serta Pimpinan DPP LVRI menyaksikan Kabacadnas menandatangani Buku Tamu TMPUN KALIBATA 

Hal itu dikatakan Kabacadnas Kemhan menjawab pertanyaan pers, seusai memimpin Ziarah Rombongan dalam rangka Hari Veteran Nasional (Harvetnas) tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin tanggal 10 Agustus 2026. Ziarah diikuti oleh Pimpinan DPP LVRI, Wantimus LVRI, Pengurus DPP LVRI, Pimpinan dan Pengurus PP PIVERI, serta perwakilan TNI dan Polri.

Menurut Jenderal Bintang tiga lulusan Akmil tahun 1990 itu, selama ini LVRI telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sangat bermanfaat dan memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa. Untuk itu, program-program yang akan dilaksanakan oleh LVRI akan didukung oleh Kemhan. Bahkan dari waktu ke waktu akan ditingkatkan.   Diusung juga rasa nasionalisme, patriotisme, dan daya juang yang telah ditunjukkan oleh Veteran RI, hanya bisa kita teruskan dengan pendampingan para Veteran RI. Kabacadnas Kemhan juga mengapresiasi peran istri Veteran RI yang tergabung dalam PIVERI dalam mendampingi suami.
Foto Beserta dengan seluruh peserta Ziarah

Menjawab pertanyaan pers, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri merasa bersyukur dengan pernyataan Kabacadnas Kemhan, karena hal itu akan meningkatkan kesejahteraan para Veteran RI

Ziarah nasional dan tabur bunga untuk mengenang jasa para Veteran dan sesepuh bangsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Veteran Nasional 2026 yang mengusung tema “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”.
Ketum DPP LVRI tabur bunga di TMPUN Kalibata

Tabur bunga di pusara para Pahlawan Revolusi dilakukan oleh Kabacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri, Ketua Wantimus LVRI Komjen Pol (Purn) Dr. Ito Sumardi, Drs., SH, MH, MBA, MM, M.Kom (AI), Waketum I DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur, dan Waketum II Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro

RENUNGAN UPACARA 17 AGUSTUS 2026 DIDEPAN GEDUNG LVRI

Upacara 17 Agustus 2026 didepan Gedung Veteran Republik Indonesia, merupakan Upacara 17 an yang pertama yang dilaksanakan oleh DPP LVRI.    Penulis menyatakan merupakan yang pertama karena selama sebagai Pengurus DPP LVRI sejak 2020, memang baru kemaren melaksanan upacacara 17 an didepan Gedung Veteran Republik Indonesia.   Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal Kawasan Bisnis Granada, setidaknya ada lima kantor yaitu :

1. Kantor Markas Besar LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia).
2. Kantor YGVRI (Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia).
3. Kantor PT PNI (Primatama Nusa Indah) yang Kelola Gedung Veteran Republik Indonesia (17 Lantai).
4. Kantor PT DSI (Dome Semanggi Indonesia) yang kelola Balai Sarbini.
5. Kantor Lippo Mall Nusantara (Semanggi Plaza).

Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal dengan Gedung Granada

Pada tanggal 17 Agustus 2026 terjadi dua kali upacara, pertama pagi hari jam 07.00 ada upacara Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Managemen Mall Nusantara. Siangnya ada Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI. Upacara Pengibaran Bendera oleh Managemen Mall Nusantara berjalan lancar karena direncanakan jauh-jauh sebelum tanggal 17 Agustus 2026 dan beberapa kali diadakan gladi.

Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI tidak kalah lancar walau instruksi baru disampaikan sehari sebelumnya. Kelancaran Upacara oleh DPP LVRI tidak lepas dari bantuan Pembawa Acara dan Operator Sound System atas bantuan dari Managemen Mall Nusantara. Bahkan perlengkapan lainnya seperti podium dan sound system menggunakan yang sudah ada milik Managemen Mall.
Ketum DPP LVRI bertindak sebagai Irup 

Irup Upacara Detik-Detik Prokkamasi adalah Ketum DPP LVRI, sedangkan para Pimpinan LVRI dari Ketua Wantimpus, Waketum 1, Waketum 2 dan Sekjen DPP LVRI maupun Pengurus dan Karyawan menjadi Peserta Upacara.   

Ketua Wantimpus LVRI , Waketum 1, Waketum 2 dan Sekjen DPP LVRI mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Para Pimpinan LVRI dalam mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi, ikut berdiri sikap sempurna selama berlangsungnya upacara.

Para Pengurus DPP LVRI tidak ketinggalan mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Pengurus DPP LVRI membentuk peleton pasukan upacara dan mampu berdiri sikap sempurna selama upacara berlangsung.

Para Karyawan DPP LVRI dengan khidmat mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Peleton Karyawan yang relatif masih muda-muda sangat bangga mengikuti upacara dan apalagi ini upacara pertama yang mereka ikuti.
Ketum DPP LVRI Foto bersama dengan seluruh Pengurus dan Karyawan DPP LVRI

Setelah selesai upacara seluruh peserta upacara foto bersama dengan Ketum DPP LVRI dan Pengurus lainnya serta Karyawan, sangat antusias terutama para karyawan.

Selesai upacara penulis merenung, alangkah baiknya setiap 17 Agustus diadakan Upacara Detik-Detik Proklamasi bersama seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia. Tentunya yang Koordinir adalah DPP LVRI, dimana Irup maupun Perwira Upacara dari DPP LVRI. Banyak manfaat apabila upacara 17 Agustus dilaksanakan bersama bagi seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia, diantaranya :

1. Instansi yang berkantor di kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia menyadari bahwa mereka berkantor di Aset LVRI, terutama untuk Lippo Mall Nusantara, PT PNI maupun PT DSI.
2. Pihak LVRI bisa lebih dekat dan kenal para Pejabat Managemen yang menanfaatkan Aset LVRI
3. Mempererat hubungan antar instansi yang memanfaatkan Aset LVRI.
4. Sebagai sarana mensosialisasikan keberadaan LVRI.
5. Dengan kedekatan LVRI dan para Pengguna Aset LVRI, secara otomatis mereka dengan sukarela membantu kegiatan LVRI.

Semoga renungan ini bisa menjadi kenyataan dan akan terjadi hubungan yang harmonis antara LVRI dan YGVRI dengan Lippo Mall Nusantara, PT PNI dan PT DSI,, Aamiin.

PANTAUAN BIDANG KESEJAHTERAAN

KUNJUNGAN WAKETUM 2 DPP LVRI KE YAYASAN BENIH BAIK INDONESIA

Pada akhir Agustus 2026, Waketum 2 DPP LVRI didampingi Wakil Ketua 2 Wantimpus, Kadep Hublem DPP LVRI dan Anggota Luar Biasa LVRI mengunjungi Yayasan Benih Baik Indonesia di Tangerang.  
Waketum 2 DPP LVRI didampingi Kabid Hublem DPP LVRI  dan Waket 2 Wantimpus LVRI berkunjung ke YBBI

Kunjungan ini selain untuk silahturahmi, atas nama Ketua Umum DPPLVRI  menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia yang sangat peduli kepada LVRI.  Adapun Kepedulian Yayasan Benih Baik Indonesia sudah berturut-turut di Tahun 2025 dan 2026 berupa :

1. Pada saat HARVETNAS 2025, Yayasan Benih Baik Indonesia memberikan 500 bingkisan untuk seluruh Veteran RI yang ikut Kirab.

2. Pada saat Lebaran Tahun 2026, Yayasan Benih Baik Indonesia  memberikan bingkisan sembako untuk DPP LVRI dan DPD LVRI Jawa Timur.
Waketum 2 DPP LVRI mewakili Ketum DPP LVRI menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia

SEJENAK MENGENAL YAYASAN BENIH BAIK INDONESIA

Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI),  adalah lembaga nirlaba dan pengelola platform digital BenihBaik.com yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan penggalangan dana (charity crowdfunding).

Pendiri YBBI ; Andy Flores Noya (Andy F. Noya), Khristiana Anggit Mustikaningrum (Anggit Hernowo), dan Firdaus Juli.
Pendiri YBBI Andy F Noya, Anggit Hernowo Dan Firdaus Juli


Tahun  Berdirinya YBBI : Diluncurkan secara resmi pada Oktober 2019.

Legalitas ; Mengantongi izin resmi pengumpulan uang atau barang dari Kementerian Sosial Republik Indonesia serta Tanda Daftar PSE dari Kementerian Kominfo.

Visi dan Fokus kegiatan Jembatan Kebaikan ; 
Menghubungkan pihak yang membutuhkan uluran tangan dengan masyarakat luas atau para donatur yang ingin berbuat baik.

Isue Utama ; 
Fokus pada masalah sosial, kemanusiaan, kebudayaan, keagamaan, serta dukungan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan tata kelola lingkungan, sosial, serta kelola perusahaan (ESG).

Mitra Korporat ;
Aktif bekerja sama dengan berbagai perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR).

PANTAUAN BIDANG PENGHARGAAN

GUBERNUR JAWA TIMUR DAN WALIKOTA MALANG PEROLEH ANUGERAH BINTANG LVRI

Dalam Peringatan HARVETNAS 2026, untuk DPD LVRI Jawa Timur dilaksanakan 
di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Jl KH Agus Salim, Malang pada tanggal 12 Agustus 2026.    Dalam acara tersebut dianugerahkan Bintang LVRI kepada Gubernur Jawa Timur dan Walikota Malang.   Penganugerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Wantimpus LVRI, Komjen Pol (Purn) Dr. H. Ito Sumardi, S.H., M.H., M.B.A., M.M., MI.Kom (AI) mewakili Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri.
Gubernur Jawa Timur Dr (HC) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawangsa dianugerahi Bintang LVRI

Selain Gubernur Jawa Timur Dr. (HC) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, yang mendapat anugerah Bintang LVRI adalah :

 1. Letjen TNI (Purn) Moergito (mantan Pangdam V/Brawijaya), 
2. Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. 
3. Kapten (Purn) Sukardji (Ketua DPC LVRI Malang). 
Walikota Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, M.M dianugerahi Bintang LVRI

Selain Penganugerahan Bintang LVRI,  kepada Mayor (Purn) Sutrisno dari DPC LVRI Malang mendapat anugerah Satya Lencana LVRI.

Kepada Pemerintahan Provinsi, Kotamadya, dan Kabupaten, Ketua Wantimpus LVRI mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan bantuan yang telah diberikan kepada para Veteran RI.

IRJEN POL (PURN) DRS. Y JACKI ULY, M.H PEROLEH ANUGERAH BINTANG LVRI

Setelah menjabat sebagai Kepala Departemen Kominfo selama dua tahun,  akhirnya Inspektur Jenderal Pol (Purn) Drs. Y Jacki Uly, M.H, 
memeroleh anugerah Bintang LVRI.   Penganugerahan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri di Markas Besar LVRI, Gedung Veteran RI, Jakarta, Jumat  tanggal 21 Agustus 2026.    Acara yang dihadiri Ketua Wantimpus LVRI Komjen Pol (Purn) Dr. Ito Sumardi, SH, MH, MBA, MM, MIKom (AI); Waketum I DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur, Waketum II DPP LVRI Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro, dan Sekjen DPP LVRI Laksdya TNI (Purn) Djoko Sumaryono, serta para Kadep DPP LVRI.
Persiapan Acara Penganugerahan Bintang  LVRI kepada Irjen Pol Purn Drs Y Jacki Uly M.M

Ketum DPP LVRI dalam Berbagainya mengatakan penganugerahan Bintang LVRI kepada personel LVRI merupakan bentuk penghargaan organisasi atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, keteladanan, dan kesetiaan dalam menjalankan tugas serta membesarkan organisasi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Pengalungan Bintang LVRI oleh Ketum DPP LVRI

PANTAUAN ISSUE TERKINI

DALAM NEGERI

1. Sepanjang bulan Agustus 2026, terdapat Unjuk rasa Agustus 2026 di Indonesia yang menyuarakan berbagai tuntutan, seperti penolakan pajak yang membebani rakyat, tuntutan pendidikan dan kesehatan gratis, serta desakan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Meskipun sempat ramai isu hoaks tentang kerusuhan besar, aparat kepolisian dan pemerintah memastikan situasi keamanan nasional tetap terkendali.

Aksi Demo di depan Gedung DPR

2. Berdasarkan data BNPB, tercatat ada 20 kejadian kekeringan di Indonesia pada Agustus 2026 yang berdampak pada sekitar 195.000 jiwa, dengan wilayah terdampak terbesar berada di Mamuju Tengah (Sulawesi Barat) dan Kabupaten Puncak (Papua Tengah).

3. Penanganan karhutla dilakukan secara intensif oleh satuan tugas darat dan udara di sejumlah wilayah, termasuk di Sumatera Selatan dan Papua Barat (wilayah Teluk Bintuni dan Fakfak), di mana operasi water bombing dikerahkan untuk memadamkan titik api.
Presiden Prabowo pimpin Penanganan Karhutla

4. Bank Indonesia memprakirakan prospek pertumbuhan ekonomi 2026 berada dalam kisaran 4,9–5,7%. Selain itu, realisasi penerimaan negara dan tingkat inflasi bulanan menunjukkan dinamika penyesuaian fiskal serta moneter yang terus dipantau ketat oleh pemerintah.

LUAR NEGERI 

1. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di kawasan Teluk Persia.   Sepanjang Agustus, terjadi krisis di Selat Hormuz akibat saling serang dan blokade maritim yang memengaruhi pasokan minyak global.

Situasi Selat Hormuz masih memanas

2. Presiden AS Donald Trump sempat membatalkan serangan udara besar-besaran demi membuka peluang negosiasi gencatan senjata melalui perantara Qatar dan Oman. Namun pada pertengahan Agustus, Trump mendeklarasikan operasi ekonomi "The Day" untuk mengisolasi total perekonomian Iran, yang langsung dikecam keras oleh Teheran. Di akhir bulan, militer AS melancarkan serangan udara baru yang menghancurkan peluncur rudal Iran di Pulau Larak.

2. Hubungan Internasional & Geopolitik GlobalKolombia Putus Hubungan dengan Iran.    Di bawah kepemimpinan presiden baru Abelardo de la Espriella yang menjabat per Agustus 2026, Kolombia secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Langkah ini diambil karena ketidakpercayaan atas program nuklir Iran serta upaya Kolombia untuk memulihkan hubungan erat dengan Israel.

3.  Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghadapi tuduhan dari internal militer bahwa dirinya sengaja memicu eskalasi konflik di Gaza untuk menunda pemilu parlemen Israel yang dijadwalkan akhir tahun. Sementara itu, intelijen mengungkap adanya ancaman dan rencana pembunuhan oleh agen Iran terhadap putra Netanyahu, Yair Netanyahu, saat berada di Florida.

Netanyahu cari simpati untuk Pemilu

4.  Setelah pemilu presiden Zambia pada 13 Agustus, pihak kepolisian menutup akses ke pengadilan guna memblokir oposisi yang ingin mengajukan petisi gugatan hasil pemilu, memicu gelombang protes mengenai keadilan demokrasi di negara tersebut.






Senin, 21 September 2026

TELAAHAN STAF

Dari          :  Ketua Wantimpus LVRI
Kepada    :   Ketum DPP LVRI
Tanggal   :  September 2026
Lampiran :  2 (dua) Bendel 
Tentang   : Efisiensi Anggaran LVRI

I.  Pokok Persoalan :
Pengelolaan  Anggaran LVRI perlu didahului dengan Proses  Perencanaan dari  Departemen  maupun Badan di DPP  serta  Wantimpus LVRI,  sesuai Aturan Perundangan yang berlaku, 

II. Pra Anggapan :
LVRI akan selalu dapat dukungan dari Pemerintah (APBN)

III. Fakta-fakta yang mempengaruhi :

1. Semenjak Tahun 2024 LVRI mendapat dukungan dari APBN melalui Kemhan.
2. UU APBN  disahkan oleh DPR paling lambat sebulan sebelum tahun Anggaran Baru, sebagai contoh APBN 2024 disahkan oleh DPR pada  21 September 2023 dengan UU No 19 Tahun 2023.
3. Dari tahun ke tahun dukungan anggaran meningkat, untuk tahun 2024 sebesar 15 milyar, untuk tahun 2025 sebesar 20 milyar dan untuk tahun 2026 sementara baru 10 milyar.
4. Pola penyerapan Anggaran setiap tahun berbeda-beda, tahun 2024 semua Departemen dan Badan DPP LVRI  ikut dalam perencanaan maupun monitor pencairan Anggaran.
5. Tahun 2025 dan 2026,   Departemen dan Badan DPP serta Wantimpus LVRI, tidak dilibatkan dalam perencanaan dan tidak bisa memonitor berapa anggaran yang sudah cair 
5. Tahun 2026 masih belum jelas berapa alokasi Anggaran untuk LVRI.
6. Wantimpus mendapatkan Anggaran baru tahun 2025.
7. Pengelolaan Anggaran LVRI TA 2024 oleh Ditvet Kemhan, mulai 2025 oleh Pusvet dibawah Bacadnas.

IV. Pembahasan

1. Pagu tahun 2024 sebesar 15 milyar,  dengan penjelasan sebagai betikut :

a. Pada tahun 2023, LVRI mendapatkan informasi  tentang DIPA Kemhan yang menyebutkan bahwa  LVRI mendapat  dukungan APBN sebesar 15 M dengan rincian sebagai berikut :
1)  Departemen Khusus Rp.371.450.000,00 (tiga ratus tujuh puluh satu juta, empat ratus lima puluh ribu rupiah)
2) Departenen Umum Rp.2.840.000.000,00 (dua milyar delapanratus empat puluh juta rupiah)
3) Departeman Pewarisan Rp.3.505.804.000,00 (tiga milyar lima ratus lima juta delapan ratus empat ribu rupiah)
4) Departemen Organisasi Rp.2.145.022.000,00 (dua milyar seratus empat puluh lima juta dua puluh dua ribu rupiah)
5) Sekretariat Jendral Rp.5.168.532.000,00 (lima miltar seratus enam puluh delapan juta lima ratus tiga puluh dua ribu)
6) Departemen Kominfo Rp.649.182.000 (enam rztus empat puluh sembilan juta seratus delapan dua ribu rupiah)
7) Instabsi Bantuan Hukum Rp.320.000.000,00 (tigaratus dua puluh juta rupiah
8. Wantimpus nihil

b. Pagu sebesar 15 M tersebut atas dasar Pengajuan dari Departemen dan Badan LVRI serta dibahas bersama, kecuali Wantimpus LVRI belum mendapat anggaran.

c. Dalam Proses Pencairan APBN, LVRI tdk dilibatkan dalam Panitia Pengadaan karena sebagai User, namun bisa ikut monitor, bahkan diberi copy RAB nya dan masing-masing  Departemen maupun Instansi lainnya serta ada PIC di Kemhan.

d. Dalam laporan Realisasi APBN untuk LVRI TA  2024, dari Pagu 15 M terserap Rp 14.763.245.000,00 (empat belas milyar, tujuh ratus enam puluh tiga juta, dua ratus empat puluh lima ribu rupiah) atau 98,42 % merupakan serapan dalam batas wajar.

2. Pagu APBN untuk LVRI pada tahun 2025 sebesar 20 Milyar dengan penjelasan sebagai berikut :

a. Penyaluran pagu dengan pola dua tahap sebagai berikut :  

1) Departelan Hublem Rp.3.500.000.000,00 (tiga milyar lima ratus juta rupiah), dimana tahap pertama Rp 1.237.019.000 () dan tahap kedua Rp 2.262.981.000()
2) Departemen Kominfo Rp.350.000.000,00 (tiga ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 250.000.000,00 () dan tahap kedua Rp 100.000.000,00 ()
3) Sekretariat Jendral Rp.8.600.000.000,00 (delapan milyar enam ratus juta rupiah), tahap pertama Rp 5.000.000.000,00 (), tahap kedua Rp 3.600.000.000,00 ()
4) Departemen Umum Rp.4.800.000.000,00 (empat milyar delapan ratus juta rupiah), tahap pertama Rp 300.000.000,00 (), tahap kedua Rp 4.500.000.000,00 ()
5) Departeman Bantuan Hukum Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah)
6) Departeamen Pewarisan Rp.1000.000.000,00 (satu milyar rupiah), tahap pertama Rp 400.000.000,00 (), tahap kedua Rp 600.000.000,00 ()
7) Departemen Organisasi Rp.700.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 300.000.000,00(), tahap kedua Rp 400.000.000,00 ()
8) Wantimpus Rp.250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 100.000.000,00(), tahap kedua Rp 150.000.000,00 ()
9) PIVERI Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)

b. Pagu Anggaran LVRI untuk tahun 2025 naik dari 15 M menjadi 20 M atau naik 33 %, namun beberapa Departemen justru mengalami penurunan pagu sebagai berikut :

1) Departeman Pewarisan menurun dari 3,5 M jenjadi 1 M.
2) Departemen Organisasi dari 2,1 M menjadi 700 juta
3) Departemen Kominfo dari 649 juta menjadi 350 juta.
4) Bantuan Hukum dari 300 juta menjadi 200 juta

c. Adapun yang mengalami kenaikan adalah :

1) Sekretariat Jendral dari 5,1 M menjadi 8,6 M
2) Departemen Hublem dari 371,4 juta menjadi 3,5 M
3) Departemen Umum dari 2,8 M menjadi 4,8 M

d. Dalam  TA 2025, masing-masing  Departemen, Bankum maupun Wantimpus mendapatkan Pagu Anggaran namun tidak dilibatkan dalam perencanaan sifatnya given, sehingga tidak tahu persis harus berbuat apa.

e. Dalam laporan Realisasi APBN untuk LVRI TA 2025, dari Pagu 20 M terserap Rp 14.763.245.000,00 (empat belas milyar, tujuh ratus enam puluh tiga juta, dua ratus empat puluh lima ribu rupiah) atau 74,3 %, karena untuk Pajak dan Jasa Rekanan langsung dipotong Kemhan. Dana yang diserap untuk Kegiatan sebesar Rp 11.487.549.946 (sebelas milyar, empat ratus delapan puluh tujuh juta, limaratus empat puluh sembilan ribu, sembilan ratus empat puluh enam rupiah) dan yang masuk Bendahara LVRI Rp 3.374.755.8004 (tiga milyar, tigaratus tujuh puluh empat juta, tujuh ratus lima puluh lima ribu, delapan ratus empat rupiah). Laporan ini rawan kalau ada uji petik dari BPK karena ada dana yang masuk ke LVRI, berarti tidak semua pagu dimanfaatkan untuk kegiatan sesuai Pagu APBN.

3. Pagu TA 2026, sementara mendapat Alokasi 10 M, dengan penjelasan sebagai berikut :

a. Pada sekitar bulan Agustus 2025, diedarkan pagu untuk TA 2026 sebesar 10 M, oleh Wasekjen LVRI dengan Rincian sebagai berikut :

1) Departemen Umum mendapat Alokasi  Rp 4.500.000.000,00 () meliputi :
a) Bedah Rumah 2.500.000.000,00 ()
b) Renovasi Kantor Rp 2.000.000.000,00 ()
2) Departemen Organisasi mendapat Rp 1.260.000.000,00 ()
3) Departemen Pewarisan mendapat Rp 1.500.000.000,00 ()
4) Departemen Hublem mendapat Rp 150.000.000,00 ()
5) Departemen Kominfo mendapat Rp 250.000.000,00 ()
6) Bagian Hukum mendapat Rp 150.000.000,00 ()
7) Wantimpus mendapat Rp 100.000.000,00 ()
8)PIVERI mendapat Rp 100.000.000,00 ()
9) ATK mendapat Rp 200.000.000,00 ()
10) Har Komputer Rp 150.000.000,00 ()
11) Set/RT Rp 200.000.000,00 ()
12) HUT LVRI Rp 500.000.000,00 ()
13) HARVETNAS Rp 400.000.000,00 ()
14) Dalpim Rp 540.000.000,00()

b. Dalam Rapat Pleno LVRI Mei 2026, Penjelasan Kapusvet ttg APBN LVRI 2026 berbeda jauh dengan Pagu Agustus 2025 dengan Rincian sebagai berikut:

1) Bidang Administrasi Veteran Rp 5.615.681.000,00 () meliputi :
a) Skep, Tahor, Dahor, Tuvet dan Tundyatu Rp 380.352.000,00 ()
b) Bedah Rumah  Veteran RI Rp 3.250.000.000,00 ()
c) Buku Induk Veteran RI Rp 454.804.000,00 ()
d) Monitoring Update Data Veteran RI Rp 30.525.000,00 ()
e) HUT LVRI Rp 500.000.000,00()
f) Rungga DPP LVRI Rp 1.000.000.000,00 ()

2) Bidang Kesejahteraan Rp 4.990.000.000,00 () meliputi :
a) Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI Rp 2.990.000.000,00()
b) Bansos Rp 650.000.000,00 ()
c) HARVETNAS 2026 Rp 800.000.000,00 ()

3) Bidang Kerjasama dan Komsos Rp 1.636.014.000,00(),meliputi :
1) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Pontianak Rp 40.286.000,00 ()
2) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Kupang Rp 47.460.000,00()
3) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Aceh Rp 53.139.500,00 ()
4) Iklan Masalah Keveteranan RI Rp 188.028.000,00()
5) Pengadaan Pakaian Dinas Rp400.000.000,00()
6) Renovasi Lantai 6 Rp 860.000.000,00 ()
7) Rakor antar K/L dan Pemangku Kepentingan untuk Kesejahteraan Veteran RI Rp 47.099.500,00 ()

c. Terjadi banyak perbedaan dan rawan apabila ada uji petik dari BPK diantaranya :
1) Pagu Bedah Rumah dan Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI menurut info awal Wasekjen sekitar 4,5 M menjadi 4,8 M
2) Dalam Program Kerja untuk Rungga DPP LVRI, Bansos dan HARVETNAS tetapi peruntukannya untuk JSN 45
3) Dalam Program Kerja untuk Pengadaan Pakaian Dinas dan Renovasi Lantai 6 Gedung LVRI, peruntukkannya digunakan untuk Musda.
4) LVRI tidak punya Kantor di Lantai 6, namun ada Program Renovasi Lantai 6.

V. Kesimpulan 

1. LVRI mulai TA 2024 mendapat Pagu APBN sebesar 15 M, namun Wantimpus belum mendapatkan Alokasi Anggaran.
2. TA 2025, LVRI mendapat Pagu APBN meningkat menjadi 20 M dan pertama kalinya Wantimpus mendapat Alokasi sebesar 250 juta.
3. TA 2026 sementara mendapat Pagu sebesar 10 M, sebetulnya mengundang pertanyaan dimana Pagu APBN itu dari tahun ke tahun meningkat tetapi untuk LVRI tahun 2026 menurun.
4. Dalam TA 2024, seluruh Departemen maupun Bankum dilibatkan untuk menyusun Program Kebutuhan Anggaran, namun pada TA 2025 dan 2026 tidak dilibatkan sifatnya given dari Sekjen dan Wasekjen.
5. Dengan berubahnya Pengelolaan Anggaran LVRI dari Dirvet ke Pusvet dibawah Bacadnas, tidak ada keterbukaan antara Pusvet dan LVRI.

VI. Saran

1. Mengingat sejak TA 2024 LVRI Mendapat Pagu APBN perlu disusun Program Kerja Tahunan yang melibatkan DPP dan Wantimpus LVRI.
2. Dalam menyusun Kebutuhan Anggaran semua Departemen dan Bantuan Hukum serta Wantimpus perlu dilibatkan, bukan hanya oleh Sekjen dan Wasekjen.
3. Dalam Pengelolaan Anggaran perlu keterbukaan antara Pusvet dan LVRI.

VII. Penutup

Demikian Telaahan Staf tentang Efisiensi Anggaran di LVRI untuk menjadikan periksa 

Jakarta, September 2026
Ketua Wantimpus LVRI 



Komjen Pol Purn DR. H. Ito Sumardi, Drs, SH, MH, MBA, M.Kom (AI)

Rabu, 26 Agustus 2026

BAHAN RAPAT KALEIDOSKUP LVRI 2022-2027

 Slide 1 : Sampul Kaleidoskup LVRI 2022-2027

Slide 2 : Time Line

Slide 3 : Kerangka Kaleidoskup
1. Pengantar
2. Sambutan Ketum
3. Bab I Pendahuluan
4. Bab II Kaleidoskup Tahun Pertama
5. Bab III Kaleidoskup Tahun Kedua
6. Bab IV Kaleidoskop Tahun Ketiga
7. Bab V Kaleidoskup Tahun Keempat
8. Bab VI Kaleidoskup Tahun Kelima
9. Penutup

Slide 4 : Proses Penyempurnaan Kaleidoskup Tahun Pertama dan Sementara ini sdh sekitar 38 Halaman 

Kamis, 20 Agustus 2026

RENUNGAN UPACARA 17 AGUSTUS 2026 DIDEPAN GEDUNG LVRI

Upacara 17 Agustus 2026 didepan Gedung Veteran Republik Indonesia, merupakan Upacara 17 an yang pertama yang dilaksanakan oleh DPP LVRI.  Penulis menyatakan merupakan yang pertama karena selama sebagai Pengurus DPP LVRI sejak 2020, memang baru  kemaren melaksanan upacacara 17 an  didepan Gedung Veteran Republik Indinesia.
Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal dengan Gedung Granada

Di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal Kawasan Bisnis Granada, setidaknya ada lima kantor yaitu :

1. Kantor Markas Besar LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia).
2. Kantor YGVRI (Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia).
3. Kantor PT PNI (Primatama Nusa Indah) yang Kelola Gedung Veteran Republik Indonesia (17 Lantai).
4. Kantor PT DSI (Dome Semanggi Indonesia) yang kelola Balai Sarbini.
5. Kantor Lippo Mall Nusantara (Semanggi Plaza).

Pada tanggal 17 Agustus 2026 terjadi dua kali upacara, pertama pagi hari jam 07.00 ada upacara Pengibaran  Bendera Merah Putih oleh Managemen Mall Nusantara.  Siangnya ada Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI.  Upacara Pengibaran Bendera oleh Managemen Mall Nusantara berjalan lancar karena direncanakan jauh-jauh sebelum tanggal 17 Agustus 2026 dan beberapa kali diadakan gladi.

Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI tidak kalah lancar walau instruksi baru disampaikan sehari sebelumnya.  Kelancaran Upacara oleh DPP LVRI tidak lepas dari bantuan Pembawa Acara dan Operator Sound System atas bantuan dari Managemen Mall Nusantara.  Bahkan perlengkapan lainnya seperti podium dan sound system  menggunakan yang sudah ada milik Managemen Mall.

Irup Upacara Detik-Detik Prokkamasi adalah Ketum DPP LVRI, sedangkan para Pimpinan LVRI dari Ketua Wantimpus, Waketum 1, Waketum 2 dan Sekjen DPP LVRI maupun Pengurus dan Karyawan menjadi  Peserta Upacara.   

 Ketum DPP LVRI sebagi Irup Upacara 17 Agustus 2026

Para Pimpinan LVRI dalam mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi, ikut berdiri sikap sempurna selama berlangsungnya upacara.

 Para Pimpinan DPP LVRI dengan khikmat mengikuti Upscara tanggal 17 Agustus 2026

Pengurus DPP LVRI membentuk peleton pasukan upacara dan mampu berdiri sikap sempurna selama upacara berlangsung.

Para Pengurus DPP LVRI dengan sikap sempurna mengikuti Upacara 17 Agustus 2026

Peleton Karyawan yang relatif masih muda-muda sangat bangga mengikuti upacara dan apalagi ini upacara pertama yang mereka ikuti.

Karyawan DPP LVRI  dengan bangga bisa ikut Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026

Setelah selesai upacara seluruh peserta upacara foto bersama dengan Ketum DPP LVRI dan Pengurus lainnya serta Karyawan,  sangat antusias terutama para karyawan.

Foto bersama Ketum DPP LVRI beserta Pengurus dan Karyawan

Setelah selesai upacara penulis merenung, alangkah baiknya setiap 17 Agustus diadakan Upacara 17 an bersama seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia.  Tentunya yang Koordinir adalah DPP LVRI, dimana Irup maupun Perwira Upacara dari DPP LVRI.   Banyak manfaat apabila upacara 17 Agustus dilaksanakan bersama bagi seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia, diantaranya :

1. Instansi yang berkantor di kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia menyadari bahwa mereka berkantor di Aset LVRI, terutama untuk Lippo Mall Nusantara, PT PNI maupun PT DSI.
2. Pihak LVRI bisa lebih dekat dan kenal para Pejabat Managemen yang menanfaatkan Aset LVRI
3. Mempererat hubungan antar instansi yang memanfaatkan Aset LVRI.
4. Sebagai sarana mensosialisasikan keberadaan LVRI.
5. Dengan kedekatan LVRI dan para Pengguna Aset LVRI, secara otomatis mereka dengan sukarela membantu kegiatan LVRI.

Semoga renungan ini bisa menjadi kenyataan dan akan terjadi hubungan yang harmonis antara LVRI dan YGVRI dengan  Lippo Mall Nusantara, PT PNI dan PT DSI,, Aamiin (Marsda TNI Purn Tumiyo)





Rabu, 19 Agustus 2026

RENUNGAN 17 AGUSTUS 2026

Tanggal 17 Agustus 2026, penulis mempunyai kesan khusus terutama selaku Pengurus DPP LVRI.   Selama sebagai Pengurus DPP LVRI yang sudah sekitar 6 tahun, baru kali ini mengikuti Upacara 17 Agustus di kantor LVRI.  Termasuk setelah Purnabhakti baru kali ini ikut upacara sebagai pasukan upacara dan berdiri hampir 30 menit dengan sikap sempurna. Selama ini kalau upacara 17 Agustus, ikut sebagai undangan dan duduk di kursi. Mungkin karena sebagai anggota Veteran Republik Indonesia, semua pasukan upacara ikuti upacara dengan khidmat dan tetap tegak berdiri dengan sikap sempurna.
Ketum DPP LVRI selaku Irup Upacara 17 Agustus 2026

Penulis berkomentar luar biasa
Karena dari Ketum, kelompok pimpinan  dan seluruh pengurus yang nota bene rata-rata diatas 70 tahun  bahkan diatas 80 tahun  masih mampu berdiri tegak selama lebih 30 menit.  
Kawantimpus, Waketum 1 , Waketum 2 dan Sekjen LVRI ikut sebagai Peserta Upacara

Penulis yang masih dibawah 80 tahun merasakan berdiri selama 30 menit lebih merasakan ketegangan otot yang cukup lumayan.   

Pengurus DPP dan Wantimpus LVRI menjadi Pasukan Upacara

Upacara 17 Agustus 2026 dari LVRI ini juga bisa dibilang Luar Biasa, tidak ada persiapan  tidak latihan, bahkan hanya sehari bahkan tanggal 17 dini hari baru diputuskan upacara di depan Gedung LVRI.  Para karyawan dengan semangat ikuti upacara ini ternyata baru pertama kali Mabes LVRI mengadakan Upacara 17 Agustus.   

Karyawan DPP LVRI dengan semangat ikuti upacara

Selama ini para Pejabat ikuti acara di Istana, lainnya biasanya ikuti acara di lingkungan masing masing.
Penulis begitu ada perintah upacara 17 an di kantor, pagi-pagi sudah berangkat ke kantor, namun sampai kantor tidak boleh masuk karena ada upacara bendera bagi Pejabat dan Karyawan Pengelola Balai Sarbini, Gedung Veteran RI dan Lippo Mall Nusantara.   Dalam upacara bendera pagi hari pasukan upacara berdiri sedangkan para pejabatnya disiapkan tempat khusus dan duduk di kursi.   Melihat Upacara Bendera oleh Pejabat dan Karyawan Pengelola Gedung penulis terkesan pembawa acara dan operator musik sangat profesional.   
Selanjutnya penulis minta semua perlengkapan upacara seperti mimbar, sound sistem maupun perlengkapan lain untuk tidak dibongkar, penulis minta pembawa acara dan operator sound system untuk membantu  upacara 17 an oleh LVRI.   Kebetulan kedua petugas tersebut tidak keberatan, dan lanhsung ikut gladi bersih.   Perwira upacara dari LVRI juga gerak cepat dimana baru pagi itu juga baru membuat susunan upacara yang intinya memodifikasi susunan acara milik Pengelola Gedung.  

Saat gladi bersih berjalan lancar tidak lepas dari bantuan pembawa acara dan operator musik yang mampu ikuti urutan upacara.   Upacara berjalan tertib dan lancar dan pasukan upacara dari Pengurus DPP LVRI yang pada umumnya sudah uzur tetap semangat.   
Pengurus DPP LVRI foto bersama Karyawan DPP LVRI

Setelah upacara diadakan foto bersama dan selanjutnya seluruh peserta upacara termasuk pembawa acara dan operator sound system mengikuti syukuran dan makan siang bersama di Lantai 12 B.

Sisela sela syukuran dan makan siang, penulis merenung dan mengharapkan untuk setiap 17 Agustus diadakan upacara di depan Gedung LVRI dimana pesertanya dari LVRI, YGVRI, Pengelola Gedung Sarbini, Pengelola Gedung LVRI dan Pengelola Mall Lippo Nusantara.  

Sekedar tali asih untuk Pembawa Acara dari Karyawan Pengelola Gedung LVRI

Sekedar tali asih untuk operator sound system dari Security Pengelola Gedung LVRI

Selain untuk menjalin silahturahmi, yang nantinya akan memudahkan koordinasi.   Tentunya perlu dibentuk panitia dimana Perwira Upacara dan Irup dari LVRI, personil lainnya dari instansi terkait.   Semoga tahun depan terealisasi ,,, MERDEKA

 


Senin, 10 Agustus 2026

SIKAP DPP LVRI TAHUN 2021 TERHADAP REVISI UU NO 15/2012



SIKAP DPP LVRI THD WACANA PERUBAHAN UU NO 15 TAHUN 2012 TTG VETERAN REPUBLIK INDONESIA

Sebagai salah satu Pengurus DPP LVRI, ijin ikut sampaikan sedikit penjelasan ttg sikap Pengurus DPP LVRI thd Wacana Perubahan UU no 15/2012 tertanggal 21 Juli 2021.   Kalau melihat sejarah UU Veteran saat ini sdh ada 4 x Perubahan atau revis:

1. UU no 75/1957
2. UU no 15/1965
3. UU no 7/1967
4. UU no 15/2012

Dari keempat UU tsb difinisi Veteran adalah intinya Warga Negara yg berperang melawan Negara Asing.  Adapun jenis Veteran ada 4 :

1. Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia sd 27 Desember 1949

2. Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia meliputi :
a. Veteran Pembela Trikora 19 Desember 1961 sd 1 Mei 1963
b. Veteran Pembela Dwikora 3 Mei 1964 sd 11 Agustus 66
c. Veteran Pembela Seroja 21 Mei  1975 sd 17 Juli 1976.
d. Veteran Pembela Lainnya yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

3. Veteran Perdamaian Republik Indonesia

4. Veteran Anumerta Republik Indonesia 

Catatan :
Veteran Pembela Seroja dibatasi sd tgl 17 Juli 1976, Krn stlh itu Tim Tim menjadi Wilayah NKRI, ,, memang yg bertugas di Tim Tim stlh 17 Juli 1976 masih bertempur tapi statusnya bukan melawan koloni Portugis, tapi sdh melawan warga negara sendiri ,, itu bunyi UU .

DPP LVRI mempunyai sikap kalau Pejuang Tim Tim menginginkan sbg Veteran, tidak perlu Merevisi UU cukup siapkan Konsep Keputusan Presiden karena dlm UU no 15/2012 pasal 4 berbunyi :  Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud Pasal 3 ayat (2) huruf b terdiri atas :
a. Veteran Pembela Trikora
b. Veteran Pembela Dwikora
c. Veteran Pembela Seroja; dan 
d. Veteran Pembela lainnya yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Dari DPP LVRI mengambil sikap tidak perlu revisi UU tapi cukup dg Kepres Krn dalam UU no 15/2012 sudah diwadahi ,, Maaf ini sekedar refreshing mengenai Veteran ,, Mudah2an tulisan ini bisa menambah pemahaman ttg Veteran ,, 🙏

Dari DPP LVRI mengambil sikap tidak perlu revisi UU tapi cukup dg Kepres Krn dalam UU no 15/2012 sudah diwadahi ,, Maaf ini sekedar refreshing mengenai Veteran ,, Mudah2an tulisan ini bisa menambah pemahaman ttg Veteran  (Marsda TNI Purn Tumiyo)