APA ITU LVRI
LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) sesuai Kepres No 103 tahun 1957 adalah satu-satunya Badan yang mewakili kaum Veteran dalam hubungannya dengan Instsnsi-instansi Pemerintah dan Organisasi-organisasi Veteran Veteran Internasional. Arti Veteran Republik Indonesia berdasarkan UU no 15 tahun 2012 adalah Warga Negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah yang berperan aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain dan/gugur dalam pertempuran untuk membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Infonesia, atau warga negara Indonesia yang ikut serta secara aktif dalam pasukan internasional dibawah mandat Perserikatan Bangsa Bangsa untuk melaksanakan misi perdamaian dunia, yang telah ditetapkan sebagai penerima Tanda Kehormatan Veteran Republik Indonesia.
JENIS VETERAN REPUBLIK INDONESIA
Ada 4 jenis Veteran Republik Indonesia :
1. Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia adalah Warga Negara Indonesia yang dalam masa revolusi fisik tgl 17 Agustus 1945 sd 27 Desember 1949.
Profil para Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia
2. Veteran Pembela Kemerdekaan Republik adalah Warga Negara yang berperan secara aktif dalam suatu peperangan setelah 27 Desember 1949 yang meliputi :
a. Veteran Pembela Trikora dalam kurun waktu 19 Desember 1961 sd 1 Mei 1963
Presiden Soekarno bersama Sukarelawati Trikora Herlina yang dikenal si Pending Emas
b. Veteran Pembela Dwikora dalam kurun waktu tanggal 3 Mei 1964 sd 11 Agustus 1966
Bung Karno memeriksa Pasukan Sukarelawan Dwikora
c. Veteran Pembela Seroja dalam kurun waktu 21 Mei 1975 sd 17 Juli 1976
Presiden Prabowo sewaktu Operasi Seroja di Timor Timur
3. Veteran Perdamaian Republik Indonesia adalah Warga Negara yang berperan secara aktif dalam Pasukan Internasional dibawah mandat Perserikatan Bangsa Bangsa.
Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia bersama Pasukan Perdamaian Negara Lainnya
4. Veteran Anumerta adalah Warga Negara Indonesia yang gugur dalam rangka peperangan baik dalam kurun waktu Perjuangan maupun dalam kurun waktu Pembela Kemerdekaan serta Dalam Pasukan Perdamaian Dunia.
VISI DAN MISI LVRI
Visi LVRI adalah Tetap berlanjutnya Pelestarian Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945.
Misi LVRI adalah mewariskan Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945 serta meningkatkan kesejahteraan Veteran Republik Indonesia
Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945 diantaranya :
a. Semangat Pantang Menyerah dan Percaya Diri
b. Rela Berkorban Jiwa dan Raga
c. Cinta Tanah Air
d. Mampu Hadapi Tantangan Dalam dan Luar Negeri
e. Mampu Ikuti Perkembangan IT dan AI
f. Memiliki Tekat NKRI Harga mati
PEJABAT LVRI PERIODE 2022-2027
Jendral TNI Purn HBL Mantiri Ketua Umum DPP LVRI
Komjen Pol Purn DR. H. Ito Sumardi, Drs, SH, MH, MBA, M.Kom (AI) Ketua Wantimpus LVRI
Letjen TNI Purn Muzani Syukur Waketum I DPP LVRI
Marsdya TNI Purn Wresniwiro Waketum II DPP LVRI
Laksdya TNI Purn Djoko Sumaryono Sekjen DPP LVRI
SEJARAH HARVETNAS
Hari Veteran Nasional selalu diperingati setiap 10 Agustus. Peringatan itu dilakukan untuk memberikan penghormatan kepada warga yang telah ikut berjuang untuk membela kemerdekaan RI.
Meski tidak ditetapkan sebagai hari libur, Hari Veteran Nasional selalu diperingati setiap tahun. Biasanya, upacara akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada para veteran.
Amanat Presiden Soekarno dalam Hari Veteran Nasional tanggal 10 Agustus 1965
Pemerintah telah menetapkan Hari Veteran Nasional melalui Undang Undang Nomor 15 tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia
Peringatan Hari Veteran Nasional dimaksudkan untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia berperang melawan tentara Belanda.
Penetapan 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional itu tidak lepas dari sejarah pertempuran yang terjadi di Kota Surakarta atau yang dikenal juga sebagai Kota Solo. Para pejuang dan Tentara Pelajar bertempur melawan Belanda selama 4 hari.
Letkol Slamet Riyadi Tokoh Pertempuran tgl 7 sd 10 Agustus 1949
Penyerangan dilakukan oleh pasukan SWK 106 Arjuna yang terdiri dari pasukan Tentara Pelajar (TP) di bawah pimpinan Mayor Achmadi sebagai kekuatan intinya beserta pasukan lain di luar daerah SWK 106, seperti pasukan SA/CSA dan pasukan Brigade V/II dipimpin Letkol Slamet Riyadi.
Serangan Umum Empat Hari di Solo itu berlangsung pada 7-10 Agustus 1949. Serangan itu berhenti tepat pada 10 Agustus tengah malam saat ada perintah gencatan senjata dari Presiden Soekarno sebagai Panglima Tertinggi.
Mayor Jendral F. Mollinger dari pihak Belanda menyalami Komandan Pasukan TNI Letkol Slamet Riyadi
Gencatan senjata yang terjadi pada 10 Agustus itu menjadi titik penetapan Hari Veteran Nasional yang dikuatkan melalui Ketetapan Presiden Nomor 30 tahun 2014 tentang Hari Veteran Nasional.
"Bahwa Peringatan Hari Veteran Nasional dimaksudkan untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia melawan Tentara Belanda di Surakarta,' demikian bunyi keppres yang dikeluarkan oleh Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu.
RENOVASI KANTOR DPD/DPC LVRI DAN BEDAH RUMAH
Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional Tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan melaksanakan program renovasi 9 sekretariat DPD/DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta bedah rumah 52 rumah veteran yang tersebar di 19 provinsi. Program ini merupakan wujud nyata penghormatan dan kepedulian negara kepada para Veteran Republik Indonesia atas jasa, pengorbanan, dan dedikasi mereka dalam merebut, mempertahankan, dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Laporan Kapusvet tentang Hasil Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI serta Rehab Rumah
Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Ketua Umum LVRI Jenderal (Purn) H.B.L. Mantiri didampingi Sekretaris Badan Cadangan Nasional (Ses Bacadnas) Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang mewakili Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, bertempat di DPC LVRI Subang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus LVRI, unsur Forkopimda, serta para undangan.
Ketum DPP LVRI Jendral TNI Purn HBL Mantiri memotong pita sebagai Peresmian Rehab Kantor DPC LVRI Subang
Selain renovasi sekretariat dan bedah rumah veteran, Kementerian Pertahanan juga menyelenggarakan bakti kesehatan bagi para veteran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para pejuang bangsa.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa penghormatan kepada veteran tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.
Sambutan Sesbacadnas dalam rangka Peresmian Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI
Sekretaris Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa perhatian kepada veteran merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan para pejuang bangsa tetap memperoleh penghormatan yang layak. Menurutnya, para Veteran Republik Indonesia tidak pernah berhenti mengabdi. Di usia senja, mereka tetap mewariskan jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus sebagai bekal membangun Indonesia Emas 2045. Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mendukung berbagai program LVRI dalam menjalankan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Sambutan Ketum dalam Acara Peresmian Rehab Kantor DPD/DPC LVRI di Subang Jawa Barat
Sementara itu, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah yang terus hadir bagi para veteran. Menurutnya, bantuan renovasi sekretariat dan bedah rumah bukan hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga menjadi simbol bahwa negara tidak pernah melupakan jasa para pejuang kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa LVRI akan terus menjaga persatuan, melestarikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945, serta berperan aktif mendukung pembangunan nasional demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Renovasi sekretariat LVRI diharapkan semakin memperkuat fungsi organisasi sebagai pusat pembinaan, silaturahmi, dan pewarisan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Di sisi lain, rehabilitasi rumah veteran menjadi simbol kehadiran negara dalam memastikan para pejuang bangsa dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat.
Peringatan Hari Veteran Nasional menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus menghormati jasa para veteran, tidak hanya melalui penghargaan simbolik, tetapi juga melalui kepedulian yang berkelanjutan. Semangat pengabdian, patriotisme, dan cinta tanah air yang diwariskan para veteran merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk generasi kini dan masa
KEGIATAN DALAM RANGKA HARVETNAS 2026
Sejak tahun 2024, kegiatan Peringatan HARVETNAS untuk dipusat, menjadi tugas Kementerian Pertahanan, sedangkan untuk didaerah menjadi tugas Gubernur Kepala Daerah, Bupati dan Walikota. Tentunya semua harus koordinasi dengan DPP LVRI untuk yang di pusat dan untuk diderah Gubernur, Bupati atau Walikota koordinasi dengan DPD maupun DPC LVRI. Tema Peringatan HARVETNAS untuk tahun 2026 adalah Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju.
Dalam rangka memeringati HARVETNAS tahun 2026, beberapa kegiatan yang dikaksanakan diantarnya :
1. Melaksanakan renovasi Kantor DPD/DPC LVRI dan Bedah Rumah
2. Melaksanakan Bhakti Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Jakarta, Bogor, Banten dan Bandung
3. Melaksanakan Ziarah ke TMPUN Kalibata
4. Syukuran HARVETNAS untuk dipusat di Balai Sudirman akan dipimpin Bapak Menhan.
BERITA DALAM GAMBAR PERINGATAN HARVETNAS 2026
Para Pimpinan DPP LVRI dalam persiapan menuju Subang Jawa Barat
Ketum DPP LVRI setiba di Subang disambut oleh Kapusvet
Penyerahan Simbolis Rehab Kantor DPD/DPC LVRI
Penyerahan secara simbolis kepada Penerima Bedah Rumah
Para Pejabat dari DPP/DPD/DPC LVRI dan Kemhan foto bersama dengan Penerima Rehab Kantor dan Bedah Rumah
Para Pimpinan DPP LVRI bersama Sekretaris Bacadnas
Tamu undangan diluar LVRI dan Kemhan
Ketum DPP LVRI Berkenan Foto Bersama dengan Para Undangan
Kondisi Rumah sebelum dan sesudah dibedah
Kegiatan Bhakti Kesehatan di RS Sudirman
Bhakti Kesehatan di RS Moh Ridwan
Ketum DPP dan Kewantimpus LVRI bersama Ibu Ketum beserta Pengurus PIVERI menyerahkan bantuan kepada Ketua DPD LVRI dan Ketua PD PIVERI Banten