Sabtu, 26 September 2026

WARTA WANTIMPUS LVRI AGUSTUS 2026



SAPAAN KETUA WANTIMPUS 

MERDEKA

HARVETNAS (Hari Veteran Nasional) selalu diperingati oleh Veteran Republik Indonesia  setiap tanggal 10 Agustus.  Peringatan ini untuk mengenang Pertempuran atau Serangan Umum  4 hari di Solo tanggal 7 sd 10 Agustus 1949.  Serangan dipimpin oleh Letkol Slamet Riyadi yang sangat masih muda berumur sekitar 22 tahun

Dalam bulan Agustus 2026, banyak kegiatan yang diliput oleh Redaksi Warta Wantimpus LVRI diantaranya  Penyegaran tentang Materi JSN 45, Janji Kabacadnas yang akan selalu mendukung LVRI, Pemberian Bintang LVRI kepada Gubernur Jawa Timur dan Kadep Kominfo.
Tidak lepas dari liputan Redaksi Warta Wantimpus adalah Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia yang peduli terhadap LVRI.   Issue Terkini Bulan Agustus juga mewarnai Warta Wantimpus LVRI bulan Agustus 2026.

Semoga Warta Wantimpus LVRI tetap menjadi bacaan yang menarik dan menggugah semangat Veteran Republik Indonesia 

MERDEKA



PANTAUAN BIDANG PENGORGANISASIAN

JSN 45 MERUPAKAN MODAL UTAMA DALAM IMPLEMENTASI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Dalam memantapkan para Sosialisator JSN 45, Kepala Departemen Pewarisan JSN 45, menyampaikan paparan didepan para Pimpinan  DPP dan Wantimpus LVRI di Aula Karya Dharma Gedung Veteran RI lantai 12 B.   Kegiatan tersebut dibuka oleh Waketum DPP LVRI Bapak Letjen TNI Purn Muzani Syukur, mewakili Ketum DPP LVRI Jendral TNI Purn HBL Mantiri.   Dalam sambutannya beliau meyakinkan bahwa paparan akan mempertebal keyakinan kita tentang pentingnya Pewarisan JSN 45 demi Kehidupan Bangsa Indonesia yang lebih baik.

Waketum 1 DPP LVRI membuka acara Pemantapan Materi JSN 45 kepada seluruh Pengurus DPP dan Wantimpus LVRI

Menurut Kepala Departemen Pewariwan JSN ’45, pada era globalisasi ini nilai-nilai yang berkembang adalah keterbukaan, kebebasan, hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan anti-masalah bangsa.    Sedangkan  nasionalisme/JSN ’45 memiliki nilai-nilai kesetiakawanan, kepahlawanan/keptriotan dengan nilai dasar Proklamasi dan UUD ’45.

Juga dikemukakan masalah bangsa saat ini dan belum jadi musuh bersana adalah korupsi, kemiskinan, kebodohan, pengangguran, gerakan radikal, ideologi baru dan fundamentalisme, terorisme, separatism, narkoba, nilai-nilai baru yang negatif, Pancasila luntur, pemahaman sejarah perjuangan menurun, dan disrupsi TIK (teknologi, informasi, dan komunikasi).

Waketum 1 , Waketum 2 , Sekjen DPP LVRI dan Ketua YGVRI hadir dalam Pemantapan Materi JSN 45 

Sementara implementasi nilai kejuangan JSN ’45, selain masalah  tersebut diatas,  adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa senasib sepenanggungan dalam membela bangsa dan negara, persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi kehormatan bangsa, pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak berkhianat kepada bangsa dan negara, sederajat dengan bangsa lain, berani, dan rela berkorban.

“Pantang mundur dan tidak kenal menyerah, percaya pada kekuatan sendiri, sikap militan, ulet dan tabah menghadapi rintangan, sepi ing pamrih rame ing gawe, percaya pada hari depan gemilang, anti-penjajah dan penjajahan, menjadi  contoh dan teladan, pikiran, perasaan, dan tindakan ditunjukkan untuk kepentingan bangsa dan negara,” sambung Kadep Pewarisan JSN 45 Mayjen TNI Purn Rujiono


HARVETNAS 2026 : KABACADNAS JANJI KEMHAN AKAN TINGKATKAN DUKUNGAN KEPADA LVRI



Kepala Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas Kemhan) Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, Kementerian Pertahanan akan meningkatkan dukungan untuk kebutuhan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Peningkatan itu akan dilakukan dari waktu ke waktu sesuai dengan program-program yang disusun oleh DPP LVRI.
Ketum DPP LVRI  dan Ketua Wantimpus LVRI serta Pimpinan DPP LVRI menyaksikan Kabacadnas menandatangani Buku Tamu TMPUN KALIBATA 

Hal itu dikatakan Kabacadnas Kemhan menjawab pertanyaan pers, seusai memimpin Ziarah Rombongan dalam rangka Hari Veteran Nasional (Harvetnas) tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin tanggal 10 Agustus 2026. Ziarah diikuti oleh Pimpinan DPP LVRI, Wantimus LVRI, Pengurus DPP LVRI, Pimpinan dan Pengurus PP PIVERI, serta perwakilan TNI dan Polri.

Menurut Jenderal Bintang tiga lulusan Akmil tahun 1990 itu, selama ini LVRI telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sangat bermanfaat dan memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa. Untuk itu, program-program yang akan dilaksanakan oleh LVRI akan didukung oleh Kemhan. Bahkan dari waktu ke waktu akan ditingkatkan.   Diusung juga rasa nasionalisme, patriotisme, dan daya juang yang telah ditunjukkan oleh Veteran RI, hanya bisa kita teruskan dengan pendampingan para Veteran RI. Kabacadnas Kemhan juga mengapresiasi peran istri Veteran RI yang tergabung dalam PIVERI dalam mendampingi suami.
Foto Beserta dengan seluruh peserta Ziarah

Menjawab pertanyaan pers, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri merasa bersyukur dengan pernyataan Kabacadnas Kemhan, karena hal itu akan meningkatkan kesejahteraan para Veteran RI

Ziarah nasional dan tabur bunga untuk mengenang jasa para Veteran dan sesepuh bangsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Veteran Nasional 2026 yang mengusung tema “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”.
Ketum DPP LVRI tabur bunga di TMPUN Kalibata

Tabur bunga di pusara para Pahlawan Revolusi dilakukan oleh Kabacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri, Ketua Wantimus LVRI Komjen Pol (Purn) Dr. Ito Sumardi, Drs., SH, MH, MBA, MM, M.Kom (AI), Waketum I DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur, dan Waketum II Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro

RENUNGAN UPACARA 17 AGUSTUS 2026 DIDEPAN GEDUNG LVRI

Upacara 17 Agustus 2026 didepan Gedung Veteran Republik Indonesia, merupakan Upacara 17 an yang pertama yang dilaksanakan oleh DPP LVRI.    Penulis menyatakan merupakan yang pertama karena selama sebagai Pengurus DPP LVRI sejak 2020, memang baru kemaren melaksanan upacacara 17 an didepan Gedung Veteran Republik Indonesia.   Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal Kawasan Bisnis Granada, setidaknya ada lima kantor yaitu :

1. Kantor Markas Besar LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia).
2. Kantor YGVRI (Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia).
3. Kantor PT PNI (Primatama Nusa Indah) yang Kelola Gedung Veteran Republik Indonesia (17 Lantai).
4. Kantor PT DSI (Dome Semanggi Indonesia) yang kelola Balai Sarbini.
5. Kantor Lippo Mall Nusantara (Semanggi Plaza).

Gedung Veteran Republik Indonesia yang dulu dikenal dengan Gedung Granada

Pada tanggal 17 Agustus 2026 terjadi dua kali upacara, pertama pagi hari jam 07.00 ada upacara Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Managemen Mall Nusantara. Siangnya ada Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI. Upacara Pengibaran Bendera oleh Managemen Mall Nusantara berjalan lancar karena direncanakan jauh-jauh sebelum tanggal 17 Agustus 2026 dan beberapa kali diadakan gladi.

Upacara mengenang detik-detik Proklamasi oleh DPP LVRI tidak kalah lancar walau instruksi baru disampaikan sehari sebelumnya. Kelancaran Upacara oleh DPP LVRI tidak lepas dari bantuan Pembawa Acara dan Operator Sound System atas bantuan dari Managemen Mall Nusantara. Bahkan perlengkapan lainnya seperti podium dan sound system menggunakan yang sudah ada milik Managemen Mall.
Ketum DPP LVRI bertindak sebagai Irup 

Irup Upacara Detik-Detik Prokkamasi adalah Ketum DPP LVRI, sedangkan para Pimpinan LVRI dari Ketua Wantimpus, Waketum 1, Waketum 2 dan Sekjen DPP LVRI maupun Pengurus dan Karyawan menjadi Peserta Upacara.   

Ketua Wantimpus LVRI , Waketum 1, Waketum 2 dan Sekjen DPP LVRI mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Para Pimpinan LVRI dalam mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi, ikut berdiri sikap sempurna selama berlangsungnya upacara.

Para Pengurus DPP LVRI tidak ketinggalan mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Pengurus DPP LVRI membentuk peleton pasukan upacara dan mampu berdiri sikap sempurna selama upacara berlangsung.

Para Karyawan DPP LVRI dengan khidmat mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Peleton Karyawan yang relatif masih muda-muda sangat bangga mengikuti upacara dan apalagi ini upacara pertama yang mereka ikuti.
Ketum DPP LVRI Foto bersama dengan seluruh Pengurus dan Karyawan DPP LVRI

Setelah selesai upacara seluruh peserta upacara foto bersama dengan Ketum DPP LVRI dan Pengurus lainnya serta Karyawan, sangat antusias terutama para karyawan.

Selesai upacara penulis merenung, alangkah baiknya setiap 17 Agustus diadakan Upacara Detik-Detik Proklamasi bersama seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia. Tentunya yang Koordinir adalah DPP LVRI, dimana Irup maupun Perwira Upacara dari DPP LVRI. Banyak manfaat apabila upacara 17 Agustus dilaksanakan bersama bagi seluruh instansi yang berkantor di Kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia, diantaranya :

1. Instansi yang berkantor di kawasan Gedung Veteran Republik Indonesia menyadari bahwa mereka berkantor di Aset LVRI, terutama untuk Lippo Mall Nusantara, PT PNI maupun PT DSI.
2. Pihak LVRI bisa lebih dekat dan kenal para Pejabat Managemen yang menanfaatkan Aset LVRI
3. Mempererat hubungan antar instansi yang memanfaatkan Aset LVRI.
4. Sebagai sarana mensosialisasikan keberadaan LVRI.
5. Dengan kedekatan LVRI dan para Pengguna Aset LVRI, secara otomatis mereka dengan sukarela membantu kegiatan LVRI.

Semoga renungan ini bisa menjadi kenyataan dan akan terjadi hubungan yang harmonis antara LVRI dan YGVRI dengan Lippo Mall Nusantara, PT PNI dan PT DSI,, Aamiin.

PANTAUAN BIDANG KESEJAHTERAAN

KUNJUNGAN WAKETUM 2 DPP LVRI KE YAYASAN BENIH BAIK INDONESIA

Pada akhir Agustus 2026, Waketum 2 DPP LVRI didampingi Wakil Ketua 2 Wantimpus, Kadep Hublem DPP LVRI dan Anggota Luar Biasa LVRI mengunjungi Yayasan Benih Baik Indonesia di Tangerang.  
Waketum 2 DPP LVRI didampingi Kabid Hublem DPP LVRI  dan Waket 2 Wantimpus LVRI berkunjung ke YBBI

Kunjungan ini selain untuk silahturahmi, atas nama Ketua Umum DPPLVRI  menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia yang sangat peduli kepada LVRI.  Adapun Kepedulian Yayasan Benih Baik Indonesia sudah berturut-turut di Tahun 2025 dan 2026 berupa :

1. Pada saat HARVETNAS 2025, Yayasan Benih Baik Indonesia memberikan 500 bingkisan untuk seluruh Veteran RI yang ikut Kirab.

2. Pada saat Lebaran Tahun 2026, Yayasan Benih Baik Indonesia  memberikan bingkisan sembako untuk DPP LVRI dan DPD LVRI Jawa Timur.
Waketum 2 DPP LVRI mewakili Ketum DPP LVRI menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Benih Baik Indonesia

SEJENAK MENGENAL YAYASAN BENIH BAIK INDONESIA

Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI),  adalah lembaga nirlaba dan pengelola platform digital BenihBaik.com yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan penggalangan dana (charity crowdfunding).

Pendiri YBBI ; Andy Flores Noya (Andy F. Noya), Khristiana Anggit Mustikaningrum (Anggit Hernowo), dan Firdaus Juli.
Pendiri YBBI Andy F Noya, Anggit Hernowo Dan Firdaus Juli


Tahun  Berdirinya YBBI : Diluncurkan secara resmi pada Oktober 2019.

Legalitas ; Mengantongi izin resmi pengumpulan uang atau barang dari Kementerian Sosial Republik Indonesia serta Tanda Daftar PSE dari Kementerian Kominfo.

Visi dan Fokus kegiatan Jembatan Kebaikan ; 
Menghubungkan pihak yang membutuhkan uluran tangan dengan masyarakat luas atau para donatur yang ingin berbuat baik.

Isue Utama ; 
Fokus pada masalah sosial, kemanusiaan, kebudayaan, keagamaan, serta dukungan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan tata kelola lingkungan, sosial, serta kelola perusahaan (ESG).

Mitra Korporat ;
Aktif bekerja sama dengan berbagai perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR).

PANTAUAN BIDANG PENGHARGAAN

GUBERNUR JAWA TIMUR DAN WALIKOTA MALANG PEROLEH ANUGERAH BINTANG LVRI

Dalam Peringatan HARVETNAS 2026, untuk DPD LVRI Jawa Timur dilaksanakan 
di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Jl KH Agus Salim, Malang pada tanggal 12 Agustus 2026.    Dalam acara tersebut dianugerahkan Bintang LVRI kepada Gubernur Jawa Timur dan Walikota Malang.   Penganugerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Wantimpus LVRI, Komjen Pol (Purn) Dr. H. Ito Sumardi, S.H., M.H., M.B.A., M.M., MI.Kom (AI) mewakili Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri.
Gubernur Jawa Timur Dr (HC) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawangsa dianugerahi Bintang LVRI

Selain Gubernur Jawa Timur Dr. (HC) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, yang mendapat anugerah Bintang LVRI adalah :

 1. Letjen TNI (Purn) Moergito (mantan Pangdam V/Brawijaya), 
2. Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. 
3. Kapten (Purn) Sukardji (Ketua DPC LVRI Malang). 
Walikota Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, M.M dianugerahi Bintang LVRI

Selain Penganugerahan Bintang LVRI,  kepada Mayor (Purn) Sutrisno dari DPC LVRI Malang mendapat anugerah Satya Lencana LVRI.

Kepada Pemerintahan Provinsi, Kotamadya, dan Kabupaten, Ketua Wantimpus LVRI mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan bantuan yang telah diberikan kepada para Veteran RI.

IRJEN POL (PURN) DRS. Y JACKI ULY, M.H PEROLEH ANUGERAH BINTANG LVRI

Setelah menjabat sebagai Kepala Departemen Kominfo selama dua tahun,  akhirnya Inspektur Jenderal Pol (Purn) Drs. Y Jacki Uly, M.H, 
memeroleh anugerah Bintang LVRI.   Penganugerahan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn) HBL Mantiri di Markas Besar LVRI, Gedung Veteran RI, Jakarta, Jumat  tanggal 21 Agustus 2026.    Acara yang dihadiri Ketua Wantimpus LVRI Komjen Pol (Purn) Dr. Ito Sumardi, SH, MH, MBA, MM, MIKom (AI); Waketum I DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur, Waketum II DPP LVRI Marsdya TNI (Purn) Wresniwiro, dan Sekjen DPP LVRI Laksdya TNI (Purn) Djoko Sumaryono, serta para Kadep DPP LVRI.
Persiapan Acara Penganugerahan Bintang  LVRI kepada Irjen Pol Purn Drs Y Jacki Uly M.M

Ketum DPP LVRI dalam Berbagainya mengatakan penganugerahan Bintang LVRI kepada personel LVRI merupakan bentuk penghargaan organisasi atas dedikasi, loyalitas, pengabdian, keteladanan, dan kesetiaan dalam menjalankan tugas serta membesarkan organisasi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).
Pengalungan Bintang LVRI oleh Ketum DPP LVRI

PANTAUAN ISSUE TERKINI

DALAM NEGERI

1. Sepanjang bulan Agustus 2026, terdapat Unjuk rasa Agustus 2026 di Indonesia yang menyuarakan berbagai tuntutan, seperti penolakan pajak yang membebani rakyat, tuntutan pendidikan dan kesehatan gratis, serta desakan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Meskipun sempat ramai isu hoaks tentang kerusuhan besar, aparat kepolisian dan pemerintah memastikan situasi keamanan nasional tetap terkendali.

Aksi Demo di depan Gedung DPR

2. Berdasarkan data BNPB, tercatat ada 20 kejadian kekeringan di Indonesia pada Agustus 2026 yang berdampak pada sekitar 195.000 jiwa, dengan wilayah terdampak terbesar berada di Mamuju Tengah (Sulawesi Barat) dan Kabupaten Puncak (Papua Tengah).

3. Penanganan karhutla dilakukan secara intensif oleh satuan tugas darat dan udara di sejumlah wilayah, termasuk di Sumatera Selatan dan Papua Barat (wilayah Teluk Bintuni dan Fakfak), di mana operasi water bombing dikerahkan untuk memadamkan titik api.
Presiden Prabowo pimpin Penanganan Karhutla

4. Bank Indonesia memprakirakan prospek pertumbuhan ekonomi 2026 berada dalam kisaran 4,9–5,7%. Selain itu, realisasi penerimaan negara dan tingkat inflasi bulanan menunjukkan dinamika penyesuaian fiskal serta moneter yang terus dipantau ketat oleh pemerintah.

LUAR NEGERI 

1. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di kawasan Teluk Persia.   Sepanjang Agustus, terjadi krisis di Selat Hormuz akibat saling serang dan blokade maritim yang memengaruhi pasokan minyak global.

Situasi Selat Hormuz masih memanas

2. Presiden AS Donald Trump sempat membatalkan serangan udara besar-besaran demi membuka peluang negosiasi gencatan senjata melalui perantara Qatar dan Oman. Namun pada pertengahan Agustus, Trump mendeklarasikan operasi ekonomi "The Day" untuk mengisolasi total perekonomian Iran, yang langsung dikecam keras oleh Teheran. Di akhir bulan, militer AS melancarkan serangan udara baru yang menghancurkan peluncur rudal Iran di Pulau Larak.

2. Hubungan Internasional & Geopolitik GlobalKolombia Putus Hubungan dengan Iran.    Di bawah kepemimpinan presiden baru Abelardo de la Espriella yang menjabat per Agustus 2026, Kolombia secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Langkah ini diambil karena ketidakpercayaan atas program nuklir Iran serta upaya Kolombia untuk memulihkan hubungan erat dengan Israel.

3.  Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghadapi tuduhan dari internal militer bahwa dirinya sengaja memicu eskalasi konflik di Gaza untuk menunda pemilu parlemen Israel yang dijadwalkan akhir tahun. Sementara itu, intelijen mengungkap adanya ancaman dan rencana pembunuhan oleh agen Iran terhadap putra Netanyahu, Yair Netanyahu, saat berada di Florida.

Netanyahu cari simpati untuk Pemilu

4.  Setelah pemilu presiden Zambia pada 13 Agustus, pihak kepolisian menutup akses ke pengadilan guna memblokir oposisi yang ingin mengajukan petisi gugatan hasil pemilu, memicu gelombang protes mengenai keadilan demokrasi di negara tersebut.






Senin, 21 September 2026

TELAAHAN STAF

Dari          :  Ketua Wantimpus LVRI
Kepada    :   Ketum DPP LVRI
Tanggal   :  September 2026
Lampiran :  2 (dua) Bendel 
Tentang   : Efisiensi Anggaran LVRI

I.  Pokok Persoalan :
Pengelolaan  Anggaran LVRI perlu didahului dengan Proses  Perencanaan dari  Departemen  maupun Badan di DPP  serta  Wantimpus LVRI,  sesuai Aturan Perundangan yang berlaku, 

II. Pra Anggapan :
LVRI akan selalu dapat dukungan dari Pemerintah (APBN)

III. Fakta-fakta yang mempengaruhi :

1. Semenjak Tahun 2024 LVRI mendapat dukungan dari APBN melalui Kemhan.
2. UU APBN  disahkan oleh DPR paling lambat sebulan sebelum tahun Anggaran Baru, sebagai contoh APBN 2024 disahkan oleh DPR pada  21 September 2023 dengan UU No 19 Tahun 2023.
3. Dari tahun ke tahun dukungan anggaran meningkat, untuk tahun 2024 sebesar 15 milyar, untuk tahun 2025 sebesar 20 milyar dan untuk tahun 2026 sementara baru 10 milyar.
4. Pola penyerapan Anggaran setiap tahun berbeda-beda, tahun 2024 semua Departemen dan Badan DPP LVRI  ikut dalam perencanaan maupun monitor pencairan Anggaran.
5. Tahun 2025 dan 2026,   Departemen dan Badan DPP serta Wantimpus LVRI, tidak dilibatkan dalam perencanaan dan tidak bisa memonitor berapa anggaran yang sudah cair 
5. Tahun 2026 masih belum jelas berapa alokasi Anggaran untuk LVRI.
6. Wantimpus mendapatkan Anggaran baru tahun 2025.
7. Pengelolaan Anggaran LVRI TA 2024 oleh Ditvet Kemhan, mulai 2025 oleh Pusvet dibawah Bacadnas.

IV. Pembahasan

1. Pagu tahun 2024 sebesar 15 milyar,  dengan penjelasan sebagai betikut :

a. Pada tahun 2023, LVRI mendapatkan informasi  tentang DIPA Kemhan yang menyebutkan bahwa  LVRI mendapat  dukungan APBN sebesar 15 M dengan rincian sebagai berikut :
1)  Departemen Khusus Rp.371.450.000,00 (tiga ratus tujuh puluh satu juta, empat ratus lima puluh ribu rupiah)
2) Departenen Umum Rp.2.840.000.000,00 (dua milyar delapanratus empat puluh juta rupiah)
3) Departeman Pewarisan Rp.3.505.804.000,00 (tiga milyar lima ratus lima juta delapan ratus empat ribu rupiah)
4) Departemen Organisasi Rp.2.145.022.000,00 (dua milyar seratus empat puluh lima juta dua puluh dua ribu rupiah)
5) Sekretariat Jendral Rp.5.168.532.000,00 (lima miltar seratus enam puluh delapan juta lima ratus tiga puluh dua ribu)
6) Departemen Kominfo Rp.649.182.000 (enam rztus empat puluh sembilan juta seratus delapan dua ribu rupiah)
7) Instabsi Bantuan Hukum Rp.320.000.000,00 (tigaratus dua puluh juta rupiah
8. Wantimpus nihil

b. Pagu sebesar 15 M tersebut atas dasar Pengajuan dari Departemen dan Badan LVRI serta dibahas bersama, kecuali Wantimpus LVRI belum mendapat anggaran.

c. Dalam Proses Pencairan APBN, LVRI tdk dilibatkan dalam Panitia Pengadaan karena sebagai User, namun bisa ikut monitor, bahkan diberi copy RAB nya dan masing-masing  Departemen maupun Instansi lainnya serta ada PIC di Kemhan.

d. Dalam laporan Realisasi APBN untuk LVRI TA  2024, dari Pagu 15 M terserap Rp 14.763.245.000,00 (empat belas milyar, tujuh ratus enam puluh tiga juta, dua ratus empat puluh lima ribu rupiah) atau 98,42 % merupakan serapan dalam batas wajar.

2. Pagu APBN untuk LVRI pada tahun 2025 sebesar 20 Milyar dengan penjelasan sebagai berikut :

a. Penyaluran pagu dengan pola dua tahap sebagai berikut :  

1) Departelan Hublem Rp.3.500.000.000,00 (tiga milyar lima ratus juta rupiah), dimana tahap pertama Rp 1.237.019.000 () dan tahap kedua Rp 2.262.981.000()
2) Departemen Kominfo Rp.350.000.000,00 (tiga ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 250.000.000,00 () dan tahap kedua Rp 100.000.000,00 ()
3) Sekretariat Jendral Rp.8.600.000.000,00 (delapan milyar enam ratus juta rupiah), tahap pertama Rp 5.000.000.000,00 (), tahap kedua Rp 3.600.000.000,00 ()
4) Departemen Umum Rp.4.800.000.000,00 (empat milyar delapan ratus juta rupiah), tahap pertama Rp 300.000.000,00 (), tahap kedua Rp 4.500.000.000,00 ()
5) Departeman Bantuan Hukum Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah)
6) Departeamen Pewarisan Rp.1000.000.000,00 (satu milyar rupiah), tahap pertama Rp 400.000.000,00 (), tahap kedua Rp 600.000.000,00 ()
7) Departemen Organisasi Rp.700.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 300.000.000,00(), tahap kedua Rp 400.000.000,00 ()
8) Wantimpus Rp.250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah), tahap pertama Rp 100.000.000,00(), tahap kedua Rp 150.000.000,00 ()
9) PIVERI Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)

b. Pagu Anggaran LVRI untuk tahun 2025 naik dari 15 M menjadi 20 M atau naik 33 %, namun beberapa Departemen justru mengalami penurunan pagu sebagai berikut :

1) Departeman Pewarisan menurun dari 3,5 M jenjadi 1 M.
2) Departemen Organisasi dari 2,1 M menjadi 700 juta
3) Departemen Kominfo dari 649 juta menjadi 350 juta.
4) Bantuan Hukum dari 300 juta menjadi 200 juta

c. Adapun yang mengalami kenaikan adalah :

1) Sekretariat Jendral dari 5,1 M menjadi 8,6 M
2) Departemen Hublem dari 371,4 juta menjadi 3,5 M
3) Departemen Umum dari 2,8 M menjadi 4,8 M

d. Dalam  TA 2025, masing-masing  Departemen, Bankum maupun Wantimpus mendapatkan Pagu Anggaran namun tidak dilibatkan dalam perencanaan sifatnya given, sehingga tidak tahu persis harus berbuat apa.

e. Dalam laporan Realisasi APBN untuk LVRI TA 2025, dari Pagu 20 M terserap Rp 14.763.245.000,00 (empat belas milyar, tujuh ratus enam puluh tiga juta, dua ratus empat puluh lima ribu rupiah) atau 74,3 %, karena untuk Pajak dan Jasa Rekanan langsung dipotong Kemhan. Dana yang diserap untuk Kegiatan sebesar Rp 11.487.549.946 (sebelas milyar, empat ratus delapan puluh tujuh juta, limaratus empat puluh sembilan ribu, sembilan ratus empat puluh enam rupiah) dan yang masuk Bendahara LVRI Rp 3.374.755.8004 (tiga milyar, tigaratus tujuh puluh empat juta, tujuh ratus lima puluh lima ribu, delapan ratus empat rupiah). Laporan ini rawan kalau ada uji petik dari BPK karena ada dana yang masuk ke LVRI, berarti tidak semua pagu dimanfaatkan untuk kegiatan sesuai Pagu APBN.

3. Pagu TA 2026, sementara mendapat Alokasi 10 M, dengan penjelasan sebagai berikut :

a. Pada sekitar bulan Agustus 2025, diedarkan pagu untuk TA 2026 sebesar 10 M, oleh Wasekjen LVRI dengan Rincian sebagai berikut :

1) Departemen Umum mendapat Alokasi  Rp 4.500.000.000,00 () meliputi :
a) Bedah Rumah 2.500.000.000,00 ()
b) Renovasi Kantor Rp 2.000.000.000,00 ()
2) Departemen Organisasi mendapat Rp 1.260.000.000,00 ()
3) Departemen Pewarisan mendapat Rp 1.500.000.000,00 ()
4) Departemen Hublem mendapat Rp 150.000.000,00 ()
5) Departemen Kominfo mendapat Rp 250.000.000,00 ()
6) Bagian Hukum mendapat Rp 150.000.000,00 ()
7) Wantimpus mendapat Rp 100.000.000,00 ()
8)PIVERI mendapat Rp 100.000.000,00 ()
9) ATK mendapat Rp 200.000.000,00 ()
10) Har Komputer Rp 150.000.000,00 ()
11) Set/RT Rp 200.000.000,00 ()
12) HUT LVRI Rp 500.000.000,00 ()
13) HARVETNAS Rp 400.000.000,00 ()
14) Dalpim Rp 540.000.000,00()

b. Dalam Rapat Pleno LVRI Mei 2026, Penjelasan Kapusvet ttg APBN LVRI 2026 berbeda jauh dengan Pagu Agustus 2025 dengan Rincian sebagai berikut:

1) Bidang Administrasi Veteran Rp 5.615.681.000,00 () meliputi :
a) Skep, Tahor, Dahor, Tuvet dan Tundyatu Rp 380.352.000,00 ()
b) Bedah Rumah  Veteran RI Rp 3.250.000.000,00 ()
c) Buku Induk Veteran RI Rp 454.804.000,00 ()
d) Monitoring Update Data Veteran RI Rp 30.525.000,00 ()
e) HUT LVRI Rp 500.000.000,00()
f) Rungga DPP LVRI Rp 1.000.000.000,00 ()

2) Bidang Kesejahteraan Rp 4.990.000.000,00 () meliputi :
a) Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI Rp 2.990.000.000,00()
b) Bansos Rp 650.000.000,00 ()
c) HARVETNAS 2026 Rp 800.000.000,00 ()

3) Bidang Kerjasama dan Komsos Rp 1.636.014.000,00(),meliputi :
1) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Pontianak Rp 40.286.000,00 ()
2) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Kupang Rp 47.460.000,00()
3) Penyelesaian Masalah Keveteranan di Aceh Rp 53.139.500,00 ()
4) Iklan Masalah Keveteranan RI Rp 188.028.000,00()
5) Pengadaan Pakaian Dinas Rp400.000.000,00()
6) Renovasi Lantai 6 Rp 860.000.000,00 ()
7) Rakor antar K/L dan Pemangku Kepentingan untuk Kesejahteraan Veteran RI Rp 47.099.500,00 ()

c. Terjadi banyak perbedaan dan rawan apabila ada uji petik dari BPK diantaranya :
1) Pagu Bedah Rumah dan Renovasi Kantor DPD/DPC LVRI menurut info awal Wasekjen sekitar 4,5 M menjadi 4,8 M
2) Dalam Program Kerja untuk Rungga DPP LVRI, Bansos dan HARVETNAS tetapi peruntukannya untuk JSN 45
3) Dalam Program Kerja untuk Pengadaan Pakaian Dinas dan Renovasi Lantai 6 Gedung LVRI, peruntukkannya digunakan untuk Musda.
4) LVRI tidak punya Kantor di Lantai 6, namun ada Program Renovasi Lantai 6.

V. Kesimpulan 

1. LVRI mulai TA 2024 mendapat Pagu APBN sebesar 15 M, namun Wantimpus belum mendapatkan Alokasi Anggaran.
2. TA 2025, LVRI mendapat Pagu APBN meningkat menjadi 20 M dan pertama kalinya Wantimpus mendapat Alokasi sebesar 250 juta.
3. TA 2026 sementara mendapat Pagu sebesar 10 M, sebetulnya mengundang pertanyaan dimana Pagu APBN itu dari tahun ke tahun meningkat tetapi untuk LVRI tahun 2026 menurun.
4. Dalam TA 2024, seluruh Departemen maupun Bankum dilibatkan untuk menyusun Program Kebutuhan Anggaran, namun pada TA 2025 dan 2026 tidak dilibatkan sifatnya given dari Sekjen dan Wasekjen.
5. Dengan berubahnya Pengelolaan Anggaran LVRI dari Dirvet ke Pusvet dibawah Bacadnas, tidak ada keterbukaan antara Pusvet dan LVRI.

VI. Saran

1. Mengingat sejak TA 2024 LVRI Mendapat Pagu APBN perlu disusun Program Kerja Tahunan yang melibatkan DPP dan Wantimpus LVRI.
2. Dalam menyusun Kebutuhan Anggaran semua Departemen dan Bantuan Hukum serta Wantimpus perlu dilibatkan, bukan hanya oleh Sekjen dan Wasekjen.
3. Dalam Pengelolaan Anggaran perlu keterbukaan antara Pusvet dan LVRI.

VII. Penutup

Demikian Telaahan Staf tentang Efisiensi Anggaran di LVRI untuk menjadikan periksa 

Jakarta, September 2026
Ketua Wantimpus LVRI 



Komjen Pol Purn DR. H. Ito Sumardi, Drs, SH, MH, MBA, M.Kom (AI)