Jumat, 07 Agustus 2026

EDISI KHUSUS WARTA WANTIMPUS LVRI DALAM RANGKA HARVETNAS 2026

1. APA ITU LVRI
2. SEJARAH HARVETNAS
3. RENOVASI KANTOR DPD/DPC LVRI DAN BEDAH RUMAH
4. WARTA DALAM GAMBAR HARVETNAS 2026

APA ITU LVRI

LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) sesuai Kepres No 103 tahun 1957  adalah satu-satunya Badan  yang mewakili kaum  Veteran dalam hubungannya dengan Instsnsi-instansi Pemerintah dan Organisasi-organisasi Veteran Veteran Internasional.   Arti Veteran Republik Indonesia berdasarkan UU no 15 tahun 2012 adalah Warga Negara Indonesia yang bergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang diakui oleh pemerintah yang berperan aktif dalam suatu peperangan menghadapi negara lain dan/gugur dalam pertempuran untuk membela dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Infonesia, atau warga negara Indonesia yang ikut serta secara aktif dalam pasukan internasional dibawah mandat Perserikatan Bangsa Bangsa untuk melaksanakan misi perdamaian dunia, yang telah ditetapkan sebagai penerima Tanda Kehormatan Veteran Republik Indonesia.

JENIS VETERAN REPUBLIK INDONESIA 

Ada 4 jenis Veteran Republik Indonesia :

1. Veteran Pejuang Kemerdekaan  Republik Indonesia adalah Warga Negara Indonesia yang dalam masa revolusi fisik tgl 17 Agustus 1945 sd 27 Desember 1949.

Profil para Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia

2. Veteran Pembela Kemerdekaan Republik adalah Warga Negara yang berperan secara aktif dalam suatu peperangan setelah 27 Desember 1949 yang meliputi :
a. Veteran Pembela Trikora dalam kurun waktu 19 Desember 1961 sd 1 Mei 1963
Presiden Soekarno bersama Sukarelawati Trikora Herlina yang dikenal si Pending Emas


b. Veteran Pembela Dwikora dalam kurun waktu tanggal 3 Mei 1964 sd 11 Agustus 1966

Bung Karno memeriksa Pasukan Sukarelawan Dwikora

c. Veteran Pembela Seroja dalam kurun waktu 21 Mei 1975 sd 17 Juli 1976

Presiden Prabowo sewaktu Operasi Seroja di Timor Timur

3. Veteran Perdamaian Republik Indonesia adalah Warga Negara yang berperan secara aktif dalam Pasukan Internasional dibawah mandat Perserikatan Bangsa Bangsa.

Pasukan Perdamaian PBB dari Indonesia bersama Pasukan Perdamaian Negara Lainnya

4. Veteran Anumerta adalah Warga Negara Indonesia yang gugur dalam rangka peperangan baik dalam kurun waktu Perjuangan maupun dalam kurun waktu Pembela Kemerdekaan serta Dalam Pasukan Perdamaian Dunia. 

VISI DAN MISI LVRI

Visi LVRI adalah Tetap berlanjutnya Pelestarian Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945.

Misi LVRI adalah mewariskan Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945 serta meningkatkan kesejahteraan Veteran Republik Indonesia

Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 1945 diantaranya :
a. Semangat Pantang Menyerah dan Percaya Diri
b. Rela Berkorban Jiwa dan Raga
c. Cinta Tanah Air
d. Mampu Hadapi Tantangan Dalam dan Luar Negeri
e. Mampu Ikuti Perkembangan IT
f. Memiliki Tekat NKRI Harga mati

PEJABAT LVRI PERIODE 2022-2027

Jendral TNI Purn HBL Mantiri Ketua Umum DPP LVRI

Komjen Pol Purn DR. H. Ito Sumardi, Drs, SH, MH, MBA, M.Kom (AI) Ketua Wantimpus LVRI

Mayjen TNI Purn Muzani Syukur Waketum I DPP LVRI

Marsda TNI Purn Wresniwiro Waketum II DPP LVRI

Laksdya TNI Purn Djoko Sumaryono Sekjen DPP LVRI


SEJARAH HARVETNAS 

Hari Veteran Nasional selalu diperingati setiap 10 Agustus. Peringatan itu dilakukan untuk memberikan penghormatan kepada warga yang telah ikut berjuang untuk membela kemerdekaan RI.
Meski tidak ditetapkan sebagai hari libur, Hari Veteran Nasional selalu diperingati setiap tahun. Biasanya, upacara akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada para veteran.
Amanat Presiden Soekarno dalam Hari Veteran Nasional tanggal 10 Agustus 1965

Pemerintah telah menetapkan Hari Veteran Nasional melalui Undang Undang Nomor 15 tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia

Peringatan Hari Veteran Nasional dimaksudkan untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia berperang melawan tentara Belanda.

Penetapan 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional itu tidak lepas dari sejarah pertempuran yang terjadi di Kota Surakarta atau yang dikenal juga sebagai Kota Solo. Para pejuang dan Tentara Pelajar bertempur melawan Belanda selama 4 hari.
Letkol Slamet Riyadi Tokoh Pertempuran tgl 7 sd 10 Agustus 1949 


Penyerangan dilakukan oleh pasukan SWK 106 Arjuna yang terdiri dari pasukan Tentara Pelajar (TP) di bawah pimpinan Mayor Achmadi sebagai kekuatan intinya beserta pasukan lain di luar daerah SWK 106, seperti pasukan SA/CSA dan pasukan Brigade V/II dipimpin Letkol Slamet Riyadi.

Serangan Umum Empat Hari di Solo itu berlangsung pada 7-10 Agustus 1949. Serangan itu berhenti tepat pada 10 Agustus tengah malam saat ada perintah gencatan senjata dari Presiden Soekarno sebagai Panglima Tertinggi.

Mayor Jendral F. Mollinger dari pihak Belanda menyalami Komandan Pasukan TNI Letkol Slamet Riyadi

Gencatan senjata yang terjadi pada 10 Agustus itu menjadi titik penetapan Hari Veteran Nasional yang dikuatkan melalui Ketetapan Presiden Nomor 30 tahun 2014 tentang Hari Veteran Nasional.

"Bahwa Peringatan Hari Veteran Nasional dimaksudkan untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949 setelah para Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia melawan Tentara Belanda di Surakarta,' demikian bunyi keppres yang dikeluarkan oleh Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu.

RENOVASI KANTOR DPD/DPC LVRI DAN BEDAH RUMAH

Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional Tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan melaksanakan program renovasi 9 sekretariat DPD/DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta bedah rumah 52 rumah veteran yang tersebar di 19 provinsi. Program ini merupakan wujud nyata penghormatan dan kepedulian negara kepada para Veteran Republik Indonesia atas jasa, pengorbanan, dan dedikasi mereka dalam merebut, mempertahankan, dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Para Dewan Pimpinan dari LVRI, santai sejenak sebelum menuju Subang untuk meresmikan Rehab Kantor DPC LVRI Subang

Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Ketua Umum LVRI Jenderal (Purn) H.B.L. Mantiri didampingi Sekretaris Badan Cadangan Nasional (Ses Bacadnas) Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang mewakili Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, bertempat di DPC LVRI Subang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus LVRI, unsur Forkopimda, serta para undangan.
Ketum DPP LVRI Jendral TNI Purn HBL Mantiri memotong pita sebagai Peresmian Rehab Kantor DPC LVRI Subang


Selain renovasi sekretariat dan bedah rumah veteran, Kementerian Pertahanan juga menyelenggarakan bakti kesehatan bagi para veteran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para pejuang bangsa. 

Laporan Kapusvet

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa penghormatan kepada veteran tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sambutan Ses Bacadnas

Sekretaris Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa perhatian kepada veteran merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan para pejuang bangsa tetap memperoleh penghormatan yang layak. Menurutnya, para Veteran Republik Indonesia tidak pernah berhenti mengabdi. Di usia senja, mereka tetap mewariskan jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus sebagai bekal membangun Indonesia Emas 2045. Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mendukung berbagai program LVRI dalam menjalankan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.


Gambar Sambutan Ketum

Sementara itu, Ketua Umum DPP LVRI Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah yang terus hadir bagi para veteran. Menurutnya, bantuan renovasi sekretariat dan bedah rumah bukan hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga menjadi simbol bahwa negara tidak pernah melupakan jasa para pejuang kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa LVRI akan terus menjaga persatuan, melestarikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan 1945, serta berperan aktif mendukung pembangunan nasional demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Foto Bersama

Renovasi sekretariat LVRI diharapkan semakin memperkuat fungsi organisasi sebagai pusat pembinaan, silaturahmi, dan pewarisan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Di sisi lain, rehabilitasi rumah veteran menjadi simbol kehadiran negara dalam memastikan para pejuang bangsa dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat.

Foto Penerima Rehab Kantor dan Bedah Rumah

Peringatan Hari Veteran Nasional menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus menghormati jasa para veteran, tidak hanya melalui penghargaan simbolik, tetapi juga melalui kepedulian yang berkelanjutan. Semangat pengabdian, patriotisme, dan cinta tanah air yang diwariskan para veteran merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk generasi kini dan masa 

WARTA DALAM GAMBAR HARVETNAS 2026

1. Persiapan menuju Subang
2. Perjalanan ke Subang
3. Penyambutan di Subang
4. Bhakti Kesehatan di RS Sudirman
5. Bhati Kesehatan di RS Ridwan