Selasa, 13 Oktober 2026

TELAAN STAF TENTANG PENYUSUNAN PROGRAM KERJA DAN ANGGARAN LVRI TA 2027

1. POKOK PERSOALAN :  Perlunya Penyusunan Program  Kerja dan Anggaran LVRI TA 2027

2. PRANGGAPAN :  LVRI akan selalu mendapat dukungan dari Pemerintah (APBN) melalui Kemhan.

3. FAKTA - FAKTA YANG MEMPENGARUHI

a. Pertama kali LVRI dapat dukungan APBN pada TA 2024, mendapat dukungan 15 M dari Anggaran Kemhan sebesar 139,26 T atau 10 per 100.000 
b. TA 2025 Anggaran untuk LVRI sebesar 20 M dari Anggaran Kemhan 165 T atau 12 per 100.000.
c. TA 2026 Anggaran untuk LVRI baru sebesar 10 M dari Anggaran Kemhan 187,1 T, semestinya sekitar 22,45 M
d. Pada tanggal 29 September 2026  telah disahkan oleh DPR RI,  APBN utk TA 2027 dan Alokasi Anggaran APBN  Kemhan sebesar 189 T, dengan referensi TA sebelumnya Anggaran  untuk LVRI semestinya sekitar 22,68 M
e. Selama TA 2024, 2025 dan 2026 hanya saat menghadapi TA 2024 semua Departemen maupun Badan LVRI kecuali Wantimpus dilibatkan dalam Proses Penyusunan Anggaran.
f.  TA 2025 LVRI mendapat Dukungan sebesar 20 M dan  Wantimpus mulai mendapat Dukungan Anggaran.    Namun sifatnya Given dari Kesekjenan,  termasuk untuk semua Departemen dan Bagian lainnya. Para Kepala Departemen, Kepala Bagian termasuk Wantimpus tidak dilibatkan untuk menyusun Kebutuhan Anggaran.
g. Pada bulan Agustus 2025, tepatnya tgl 29 Agustus 2025, LVRI membuat Rengiat 2026 dengan nilai 10 M, sebetulnya Rengiat hanya sebesar 10 M, membuat pertanyaan karena  Anggaran LVRI 2025 sebesar 20 M, untuk TA 2026 semestinya sebesar 22,45 M
g. Di TA 2026, semestinya LVRI sudah menyusun Program Kerja dan Anggaran TA 2027, namun sampai Bulan Oktober 2026 belum ada Rencana Kebutuhan Anggaran untuk 2027.

4.  PEMBAHASAN

a. Pada tanggal 29 September 2026, DPR RI sudah mengesahkan APBN 2027 dimana untuk Kemhan mendapat Alokasi sebesar 197 T, mengacu Anggaran LVRI TA 2024, 2025 dan 2026 untuk TA 2027 LVRI paling tidak mendapatkan 22,68 M.   
b. Sisa waktu TA 2026 tinggal sekitar 2 Bulan 17 hari, sisa waktu bisa dimanfaatkan untuk menyusun anggaran yang diperlukan untuk kegiatan TA 2027.
c. Prioritas Program Kerja dan Anggaran  TA 2027 adalah sebagai berikut :

1) Kongres LVRI untuk Periode 2027-2032 (Departemen Organisasi)
2) Musda DPD LVRI Periode 2027-2032 (Departemen Organisasi)
3) Sidang VECONAC 2027 (Departemen Hublem)
4) Pelatihan/Sosialisasi JSN 45 (Departemen Pewarisan)
5) Bedah Rumah, Renovasi Kantor, Penghargaan, Seragam, HUT ke 70 LVRI, HARVETNAS 2027 (Departemen Umum)
6) Penyuluhan, Penangan Hukum (Departemen Hukum)
7) Kelola website, Humas, Majalah (Departemen Kominfo) 
8) Kesekjenan
9) Kegiatan PIVERI
10) Kegiatan Pengawasan, Pemantauan dan Penilaian (Wantimpus)

d. Penyusunan Renprogar  LVRI disusun bersama antara DPP dan Wantimpus LVRI oleh para Kepala Departemen, Staf Progar, Bendahara  dan Staf Wantimpus dan akhir tahun 2026 sudah tersusun dan hasilnya bisa digunakan oleh Pusvet Bacadnas untuk menyusun RAB (Rincian Biaya Anggaran).

5. KESIMPULAN

a. APBN 2027 sudah disyahkan oleh DPR RI dan Alokasi untuk Kemhan sebesar 197 T serta perkiraan  Anggaran LVRI semestinya sekitar 22,68 M.
b. LVRI belum menyusun Program Kerja dan Anggaran untuk TA 2027.
c. Masih ada waktu sekitar 2 Bulan untuk menyusun atau menyiapkan Kebutuhan Anggaran untuk TA 2027 sampai akhir tahun 2026.

6. SARAN

a. Seluruh Departemen LVRI, Bendahara dan Wantimpus perlu segera menyusun Program Kerja dan Anggaran   untuk TA 2027.
b. Hasil Program Kerja  dan Anggaran untuk TA 2027 sebelum disahkan oleh Ketum DPP LVRI perlu diplenokan terlebih dahulu.
c. Sebelum akhir TA 2026 Rencana Kerja dan Anggaran   DPP dan Wantimpus LVRI sudah disahkan Ketum DPP LVRI.

7. PENUTUP.   Demikian Telaahan Staf tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran LVRI TA 2027.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar